Jakarta, CNN Indonesia --
Utusan Khusus Presiden bagian Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan BPI Danantara tengah mengincar tanah nan lokasinya 400 meter dari Masjidil Haram untuk Kampung Haji.
"Bulan ini, Pak Rosan Danantara (CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani) lagi menge-bid (menawar), melawan beberapa puluh pesaing untuk dapat tanah 400 meter dari Masjidil Haram," ujar Hashim saat menghadiri Economic Briefing 2026 di Jakarta, seperti dikutip Antara pada Kamis (24/4).
Menurut Hashim, Danantara mengincar lahan tersebut lantaran mempertimbangkan usia jamaah haji nan sudah lanjut usia (lansia).
"Jamaah Indonesia nan ke Tanah Suci banyak nan sudah sepuh, sudah umur 60-70 tahun. Harus jalan kaki 9-10 km," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hashim berharap, andaikan tawaran Danantara diterima, jamaah Indonesia dapat berkumpul dengan nyaman, murah, dan dekat dengan Masjidil Haram.
"Saya dengar mau dibangun kurang lebih 15 menara di tempat nan pertama. Nanti ada tempat-tempat lain, restoran nasi padang alias kelak restoran Aceh. Nanti nan tua-tua, sepuh-sepuh, bisa di sana. Bisa istirahat," ujarnya.
Menurut Hashim, langkah terobosan ini bisa terwujud karena Presiden Prabowo Subianto mendapatkan komitmen dari Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).
"Indonesia dapat tempat dekat dengan Kabah, dekat dengan Masjidil Haram. 2,5 km. Ini sangat berakibat positif bagi umat Islam di Indonesia," ujarnya.
Pemerintah Indonesia melalui Danantara sebelumnya telah mengamankan lahan total seluas 45 hektare untuk Kampung Haji Indonesia di Mekkah.
Keberadaan Kampung Haji tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem legal dunia serta meningkatkan multiplier effect ekonomi bagi Indonesia.
[Gambas:Youtube]
(sfr)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·