Jakarta, CNN Indonesia --
Jorge Martin menjadi nan tercepat dalam Sprint Race GP Amerika dalam MotoGP 2026 di Sirkuit Austin, Sabtu (28/3) alias Minggu (29/3) WIB.
Bagnaia langsung menempati balapan begitu strat dimulai, disusul Pedro Acosta di posisi kedua. Belum juga lap pertama usai, Marc Marquez dan Fabio di Giannantonio senggolan.
Kedua lantas jatuh, tetapi bisa melanjutkan balapan. Namun, pada akhirnya Giannantonio tidak bisa meneruskan balapan lantaran ada hambatan dengan motornya usai kecelakaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seiring jalannya balapan, posisi Acosta disalip Marco Bezzecchi. Tak berselang lama, giliran Jorge Matin menyalip Acosta. Pembalap asal Spnayol ini seperti kehilangan stabilitas.
Namun, ketika balapan tinggal tiga lap lagi, Bezzecchi terjatuh saat di tikungan. Kemiringannya saat menikung tidak stabil, sehingga Martin mengambil posisi kedua.
Dalam dua lap tersisa, Bagnaia tak melaju nyaman di depan. Pasalnya Martin menguntit dengan begitu dekat. Bahkan, Martin bisa menyalip Bagnaian di tikungan.
Keduanya sempat bersenggolan sedikit, nan membikin Bagnaia melebar. Situasi ini membikin Martin melaju dengan kecepatan penuh sehingga meraih gelar sprint race.
Dari berada di urutan kelima pada awal balapan, Martin akhirnya menjadi nan tercepat dalam 10 lap balapan. Catatan waktu nan dibuat Martin adalah 20 menit, 19 detik, 54 second.
Yang menarik, Martin mengalami kecelakaan, terjatuh saat melakukan selebrasi mengitari sirkuit. Ia terjatuh dengan sendirinya kala hendak duduk dari posisi berdiri dari atas motornya.
[Gambas:Video CNN]
(abs)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·