Jakarta, CNN Indonesia --
Hendra Basir membantah melakukan kekerasan dan pelecehan seksual ke sejumlah atlet panjat tebing, seperti dituduhkan.
"Pada intinya, jika dugaan kekerasan dan pelecehan, saya tidak tahu konteksnya seperti apa, lantaran sampai detik ini belum ada penjelasan dari federasi," kata Hendra kepada CNN Indonesia, Rabu (25/2).
"Yang membikin drop ini kan, tindakan pelecehan seksual. Itu nan saya sampai saat ini tidak lenyap pikir. Tindakan ini di-framing-nya seakan-akan ada rayuan hal-hal asing alias mesum. Itu fitnah."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, pembimbing kepala panjat tebing Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) ini membenarkan pernah memeluk atlet putri. Hanya saja pelukan itu dilakukan pada momentum tertentu.
"Jadi nan saya lakukan sifatnya situasional di latihan dan kompetisi. Contoh, performanya tidak tampil dan atlet kecewa. Atlet saya marahi, biasanya atlet itu nangis."
"Di situ saya peluk dan cium kening serta ubun-ubun. Itu semata-mata untuk penguatan ke atlet dan perihal serupa saya lakukan ke anak setelah salat dan antar sekolah.
Karena sudah berkembang tuduhan pelecehan seksual, Hendra siap menghadapinya. Ia bakal datang jika diminta FPTI memberi penjelasan soal tuduhan nan menimpanya.
"Tapi, jika memeluk dan mencium kening dinilai sebagai tindakan pelecehan, ya saya menerima itu. Apalagi di bulan Ramadan ini, mungkin ini langkah Tuhan untuk meningkatkan level saya."
"Sejak saya menerima surat sampai sekarang, saya tidak dimintai klarifikasi. Jadi, saya memutuskan untuk tak bersuara dan tidak jemput bola ke federasi lantaran toh beritanya sudah kemana-mana," kata Hendra.
Sebelumnya, viral di media sosial tuduhan Hendra melakukan kekerasan dan pelecehan ke sejumlah atlet putri di lingkungan FPTI. Kelakuan Hendra ini lantas dilaporkan ke Ketua FPTI Yenny Wahid.
FPTI lantas memutuskan penonaktifan sementara posisi Hendra sebagai pembimbing kepala. Pada saat nan sama FPTI membentuk tim pencari kebenaran (TPF) untuk menginvestigasi perihal ini.
[Gambas:Video CNN]
(abs/jal)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·