slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Honda Vario 125 Terbaru Beda, Tak Pakai Rangka Esaf

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

CNN Indonesia

Selasa, 02 Des 2025 12:00 WIB

New Vario 125 pakai sasis pipa tubular, beda jalur dari skutik Honda lainnya nan memakai eSAF. Honda Vario 125 Street (CNNIndonesia/Rayhand Purnama)

Jakarta, CNN Indonesia --

Perubahan pada Honda Vario 125 terbaru meliputi banyak hal, tetapi tidak sasisnya. Model facelift ini tetap memakai rangka lama berupa pipe frame (tubular) sehingga beda jalur dari saudara-saudaranya nan memakai Enhanced Smart Architecture Frame (eSAF).

Rangka eSAF mulai plural digunakan skutik Honda di Indonesia sejak 2019 pada Genio, kemudian Beat, Scoopy sampai Vario 160.

ESAF nan diproduksi dengan langkah press lampau dilas pakai laser diklaim bisa mengurangi berat hingga irit bahan bakar. Namun dalam beberapa waktu belakangan eSAF disorot banyak orang akibat kasus karat dan patah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hikaru Yokomura, Vario 125 Large Project Leader, Honda R&D Southeast Asia Co., Ltd, mengatakan penyematan pipe frame didasari kebutuhan Vario 125.

"Frame nan digunakan bukan eSAF, kami menggunakan pipe frame. Kenapa kami menggunakan pipe frame lantaran disesuaikan dengan kebutuhan engine, satu paket," kata Hikaru di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (2/12).

Dia mengatakan terdapat beberapa bagian nan dirancang lebih ringan sehingga berat keseluruhan Vario 125 berkurang 300 gram. Misalnya pada cover CVT, hingga dimensi radiator lebih kecil.

Dengan berat nan berkurang, dia meyakini pengguna bakal memperoleh pengendalian nan lebih baik.

Bukan hanya sasis nan bertahan, dapur pacu Vario 125 juga sama seperti sebelumnya, ialah 125 cc berpendingin cairan dengan teknologi eSP nan dapat melepas 11,1 PS pada 8.500 rpm dan torsi 10,8 Nm pada 5.000 rpm.

Klaim Honda, mesin ini bisa menghasilkan konsumsi BBM hingga 51,7 km per liter.

"Kalau dilihat satu unit berat motornya dibandingkan dengan nan sekarang, itu secara total ada penurunan 300 gram," katanya.

"Penurunan itu tentunya bisa dirasakan secara langsung pada saat mengendarai di test ride nanti," ujar Hikaru lagi.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru