Bandung, CNN Indonesia --
Proses pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terpaksa dihentikan sementara akibat kondisi cuaca buruk, Rabu (28/1).
Kepala Basarnas Bandung, Ade Dian, menyatakan hujan disertai angin kencang terjadi saat tim melakukan operasi pencarian.
Menurut Ade, situasi di letak menjadi semakin berisiko lantaran potensi longsor susulan tetap tinggi. Selain itu, material lumpur nan tebal dan susah ditembus menyulitkan upaya pemindahan korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keselamatan personel menjadi prioritas. Dengan kondisi tanah nan labil dan cuaca nan terus memburuk, pencarian tidak memungkinkan untuk dilanjutkan," ujarnya.
Meski demikian, tim SAR campuran sukses mengevakuasi satu jenazah sebelum operasi dihentikan. Korban selanjutnya dibawa ke akomodasi mengenai untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Ade menambahkan, pencarian bakal kembali dilanjutkan setelah kondisi cuaca membaik dan situasi dinyatakan kondusif bagi seluruh petugas di lapangan.
DVI Polri sejauh ini telah menerima 50 body pack alias kantong jenazah korban longsor di Cisarua. Berdasarkan info terbaru Selasa (27/1) malam, tim sudah mengidentifikasi 34 jenazah.
(csr/gil)
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·