Jakarta, CNN Indonesia --
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke 7.945 pada perdagangan Jumat (6/2).
Mengutip RTI Infokom, IHSG turun 171 poin alias 2,11 persen. Pada pembukaan, IHSG sempat turun ke level 7.888 sebelum naik ke titik tertingginya di level 7.949
Volume perdagangan tercatat sebanyak 5,22 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp2,45 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat 263 ribu kali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pembukaan perdagangan ini, 381 saham melemah, 76 saham menguat, dan 187 saham stagnan.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan indeks tetap berada dalam fase penguatan jangka pendek dan berkesempatan naik untuk menguji area 8.328-8.527.
Meski begitu, penanammodal tetap perlu mewaspadai potensi koreksi andaikan indeks bergerak melemah ke kisaran 7.094-8.095.
"Kami perkirakan posisi IHSG saat ini tetap berada pada bagian dari wave [x], sehingga tetap terdapat kesempatan penguatan untuk menguji 8.328-8.527," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan indeks bergerak di rentang support 7.854, 7.654 dan resistance 8.181, 8.318 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, ialah BREN, CMRY, INDY, dan KRAS
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham berpotensi terkoreksi ke area 7.800-7.900 andaikan turun menembus level 8.050. Namun, peluang rebound tetap terbuka selama indeks bisa memperkuat di atas level 7.800.
"IHSG bakal rebound dan mempertahankan momentum positif jika tetap bergerak di atas level 7.800," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 7.617, 7.362, 7.265, 7.099, dan 7.962 dan resistance 8.377, 8.596, dan 8.837 hari ini.
Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, ialah AADI, ASII, BBCA, CPIN, dan GOTO.
[Gambas:Video CNN]
(fln/sfr)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·