Jakarta, CNN Indonesia --
Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengungkap sasaran pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dapat mencapai 192.253 unit pada 2034. Sedangkan jumlah SPKLU aktif per Desember 2025 baru mencapai 4.778 unit di 3.093 lokasi.
Target 2034 merupakan dugaan SPKLU nan dibutuhkan jika jumlah kendaraan listrik roda empat di Tanah Air tembus 2,8 juta unit pada tahun tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi mudah-mudahan bisa tercapai secepat mungkin," kata Eniya dalam aktivitas EVolution Indonesia Forum CNN Indonesia di Jakarta, Selasa (3/2).
Untuk mempercepat realisasi pembangunan SPKLU, dia menerangkan ESDM telah membikin terobosan dengan merevisi patokan sehingga masyarakat dapat ikut serta membangun unit upaya mengenai pengisian daya kendaraan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prosesnya juga diklaim mudah tanpa persyaratan berbelit.
"Kali ini ESDM biki terobosan, tak perlu izin ribet, misal mengenai wilayah usaha, lampau perlunya RUPTL ini sudah enggak perlu. Jadi hari ini sudah ada revisi peraturan pemerintah nomor 14, kemarin sudah pengharmonisan sejenak lagi keluar," kata dia.
Menurut dia revisi patokan dapat mempercepat percepatan sehingga menguatkan ekosistem kendaraan listrik pada masa mendatang.
Dalam info nan dibagikan, per Desember 2025 juga telah dibangun Stasiun Pengisian Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) sebanyak 1.907 unit di 1.907 lokasi.
Berikut daftar SPKLU dan SPBKLU di Indonesia:
Jawa Barat
827 SPKLU
390 SPBKLU
Jawa Tengah-DIY
383 SPKLU
72 SPBKLU
Jawa Timur
446 SPKLU
98 SPBKLU
Bali
197 SPKLU
120 SPBLU
NTB-NTT
79 SPKLU
1 SPBKLU
Papua
32 SPKLU
Maluku
24 SPKLU
Sulawesi
153 SPKLU
48 SPBKLU
Kalimantan
220 SPKLU
20 SPBKLU
Jakarta
1.438 SPKLU
592 SPBKLU
Banten
473 SPKLU
328 SPBKLU
Sumatera
506 SPKLU
238 SPBKLU
(ryh/fea)
[Gambas:Video CNN]
14 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·