CNN Indonesia
Selasa, 13 Jan 2026 11:20 WIB
Ilustrasi. Berikut daftar jalur seleksi nasional untuk masuk perguruan tinggi negeri di Indonesia beserta penjelasan dan perbedaannya. (iStockphoto/Drazen_)
Jakarta, CNN Indonesia --
Ada beragam macam jalur nasional untuk dapat masuk perguruan tinggi negeri di Indonesia.
Jalur masuk nasional ini merupakan sistem seleksi resmi nan digunakan pemerintah untuk menjaring calon mahasiswa perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalur ini dirancang untuk memberi kesempatan nan setara melalui sistem penilaian prestasi maupun tes terstandar. Dua jalur nasional utama nan paling dikenal, ialah SNBP dan SNBT sebagai bagian dari SNPMB, serta beberapa jalur unik lain nan dapat dicoba calon mahasiswa.
Berikut daftar jalur nasional masuk perguruan tinggi negeri beserta penjelasan kegunaan dan perbedaannya.
1. SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi)
SNBP adalah jalur seleksi nan menitikberatkan pada prestasi siswa selama bersekolah. Penilaian dilakukan berasas nilai rapor semester 1 hingga 5 serta prestasi akademik maupun non-akademik nan dimiliki siswa.
Jalur ini tidak menggunakan tes tulis sehingga konsistensi belajar selama menempuh studi di SMA menjadi aspek utama nan diperhitungkan.
SNBP berkarakter cuma-cuma lantaran seluruh biaya seleksi ditanggung pemerintah. Namun, tidak semua siswa dapat mendaftar secara langsung.
Sekolah terlebih dulu menentukan siswa nan masuk kategori eligible sesuai kuota nan ditetapkan. Syarat lainnya meliputi kepemilikan NISN dan kelengkapan info di PDSS.
Untuk program studi seni dan olahraga, peserta wajib menyertakan portofolio sebagai bahan penilaian tambahan.
2. SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes)
SNBT merupakan jalur seleksi nan menggunakan ujian tertulis berbasis komputer alias UTBK sebagai dasar penilaian. Tes ini dirancang untuk mengukur keahlian dasar calon mahasiswa, bukan mahfuz materi pelajaran semata.
Materi UTBK mencakup Tes Potensi Skolastik (TPS) nan menilai keahlian penalaran dan pemecahan masalah, serta Tes Literasi nan meliputi literasi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan penalaran matematika.
Jalur ini terbuka bagi lulusan SMA, MA, SMK, alias sederajat, baik lulusan tahun melangkah maupun sebelumnya. Berbeda dengan SNBP, peserta SNBT dikenakan biaya pendaftaran sesuai ketentuan nan berlaku.
3. SPAN-PTKIN (Seleksi Prestasi Akademik Nasional PTKIN)
SPAN-PTKIN adalah jalur seleksi nasional berbasis prestasi untuk masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Mekanismenya mirip dengan SNBP lantaran menilai nilai rapor dan prestasi siswa tanpa tes tulis.
Jalur ini juga tidak dipungut biaya pendaftaran. Penilaian dilakukan secara nasional dengan mempertimbangkan prestasi akademik serta portofolio, terutama untuk program studi tertentu di lingkungan PTKIN.
4. UM-PTKIN (Ujian Masuk PTKIN)
Berbeda dari SPAN-PTKIN, UM-PTKIN menggunakan sistem ujian tertulis sebagai perangkat seleksi. Jalur ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa nan belum lolos melalui jalur prestasi.
Peserta UM-PTKIN diwajibkan bayar biaya pendaftaran. Tes disusun secara terstandar untuk mengukur keahlian akademik dan potensi calon mahasiswa pada bagian keilmuan keislaman dan umum.
5. Jalur Mandiri PTN
Jalur Mandiri diselenggarakan langsung oleh masing-masing perguruan tinggi negeri. Setiap kampus mempunyai kebijakan sendiri mengenai metode seleksi, mulai dari tes tertulis, penggunaan nilai UTBK, jalur prestasi, hingga kombinasi beberapa komponen.
Biaya seleksi jalur Mandiri umumnya lebih tinggi dan bervariasi. Karena itu, jalur ini sering menjadi pengganti terakhir bagi calon mahasiswa nan belum sukses melalui jalur nasional.
Dengan memahami karakter tiap jalur, calon mahasiswa dapat menentukan strategi terbaik untuk mengikuti jalur nasional masuk PTN sesuai keahlian dan kesempatan nan dimiliki.
(asp/fef)
[Gambas:Video CNN]
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·