slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Italia Setujui Cuti Kerja 3 Hari Untuk Urus Hewan Peliharaan Sakit

Sedang Trending 2 jam yang lalu

CNN Indonesia

Jumat, 01 Mei 2026 16:35 WIB

Italia resmi menjadi negara pertama nan menyetujui libur kerja berbayar bagi tenaga kerja untuk merawat hewan piaraan nan sakit. Italia resmi menjadi negara pertama nan menyetujui libur kerja berbayar bagi tenaga kerja untuk merawat hewan piaraan nan sakit. (ronjo/Pixabay)

Jakarta, CNN Indonesia --

Italia resmi menjadi negara pertama nan menyetujui libur kerja berbayar bagi tenaga kerja untuk merawat hewan peliharaan nan sakit.

Langkah tersebut, seperti dipublikasikan Noticia Ambientales sejak Maret 2026, bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan cermin pergeseran paradigma sosial nan sekarang mengakui konsep "keluarga multispesies."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akar dari kebijakan ini sebenarnya bermulai sejak 2017 di Universitas La Sapienza. Kala itu, seorang tenaga kerja sukses memenangkan kewenangan libur berbayar demi mengurus hewan kesayangannya.

Landasan norma nan digunakan cukup kuat, ialah mengabaikan hewan nan memerlukan support medis dapat dikategorikan sebagai corak penyiksaan hewan, nan merupakan pelanggaran dengan akibat norma di Italia.

Berangkat dari preseden tersebut, support dari beragam organisasi kesejahteraan hewan pun masif mengalir hingga akhirnya patokan ini diserap ke dalam perjanjian kerja nasional.

[Gambas:Video CNN]

Secara teknis, izin ini memungkinkan pekerja untuk mengusulkan libur berbayar hingga tiga hari dalam satu tahun. Namun, tentu ada syarat ketat nan kudu dipenuhi agar akomodasi ini tidak disalahgunakan.

Pertama, hewan piaraan wajib terdaftar secara resmi dan mempunyai microchip untuk menjamin identifikasi. Kedua, pemilik kudu melampirkan sertifikat veteriner digital sebagai bukti sah kondisi hewan tersebut memang memerlukan perawatan segera.

Dampak dari kebijakan ini diyakini bakal meluas secara sistemik. Dengan adanya agunan waktu untuk merawat, nomor penelantaran dan penyiksaan hewan diharapkan dapat ditekan secara signifikan.

Selain itu, integrasi sistem ini ke dalam agunan sosial nasional juga dianggap sebagai langkah strategis dalam mempromosikan praktik kepemilikan hewan nan bertanggung jawab sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan publik melalui lingkungan nan lebih seimbang.

Italia sekarang memimpin tren dunia nan menempatkan kesejahteraan hewan dalam agenda sosial dan lingkungan nan serius.

Negara lain seperti Jerman sesungguhnya sudah memasukkan kesejahteraan hewan ke dalam Konstitusi, alias Swiss dan Belanda nan mempunyai patokan ketat mengenai pencegahan penelantaran.

Namun, langkah Italia nan menyentuh ranah kebijakan tenaga kerja memberikan dimensi baru dalam debat internasional mengenai kewenangan dan tanggung jawab manusia terhadap hewan piaraan mereka.

(chri)

Add as a preferred
source on Google

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru