CNN Indonesia
Rabu, 11 Mar 2026 23:30 WIB
Dalam Girl from Nowhere: The Reset, Becky Armstrong mengambil tongkat estafet dari Kitty Chicha Amatayakul sebagai Nanno. (One31/Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --
Girl from Nowhere: The Reset menandai kembalinya entitas misterius nan paling ditakuti di lembaga pendidikan Thailand, namun dengan wajah nan sama sekali baru.
Kali ini, Becky Armstrong mengambil tongkat estafet dari Kitty Chicha Amatayakul sebagai Nanno, membawa aura nan lebih elegan, tenang, namun jauh lebih mematikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut sinopsis Girl from Nowhere: The Reset.
Girl from Nowhere: The Reset berfokus pada kerapuhan sistem moral manusia saat dihadapkan pada kekuasaan mutlak.
Nanno muncul di tengah masyarakat sekolah nan lebih kompleks, di mana perundungan tidak lagi hanya terjadi di lorong kelas, melainkan jauh lebih terbuka dan terang-terangan.
Tak hanya secara langsung, perundungan itu pun sekarang sudah semakin masif dilakukan melalui serangan siber nan terstruktur dan manipulasi algoritma.
[Gambas:Video CNN]
Nanno dalam jenis The Reset juga sudah begitu dikenal oleh para siswa banyak sekolah. Ia dikenal sebagai siswa nan kerap berpindah-pindah sekolah, begitu misterius, dan membalaskan dendam kepada orang jahat.
Hal-hal itu membikin para korban bullying seperti merasa mempunyai ruang untuk bernapas dan berambisi adanya keadilan bagi mereka.
Situasi tersebut bukan berfaedah para korban hanya tak bersuara dan menerima perundungan nan mereka alami. Sky (Sam Prudtichai Ruayfupant) contohnya. Ia selalu mencoba melawan kembali Jom (Bank Nuttawatt Thanathaveeprasert) nan merundungnya di sekolah.
Namun, setiap kali melawan, Sky bakal selalu dibalas dengan lebih sadis oleh Jom hingga dia merasa tak ada lagi ruang bisa keluar dan bebas dari situasi itu selain hanya berambisi pada Nanno.
Sayangnya, Nanno bukan sosok alias entitas nan mudah dicari alias bisa ditemui kapan pun saat kita butuhkan. Ia datang sesuka hatinya.
Dengan senyum tipisnya nan khas, Nanno menyusup ke dalam lingkaran elite para siswa-siswi berpengaruh, menjadi cermin bagi keserakahan mereka, dan perlahan-lahan menarik benang-benang kehancuran nan mereka buat sendiri.
Ia tidak lagi hanya menghukum pelaku, dia memaksa mereka untuk melakukan "reset" terhadap hidup mereka melalui penderitaan nan setimpal.
The Reset bukan sekadar judul, melainkan pernyataan bahwa metode keadilan lama telah usai. Nanno kembali untuk membersihkan noda-noda kemunafikan di era media sosial dan kekuatan duit telah mengaburkan batas betul dan salah.
Girl From Nowhere: The Reset merupakan semesta baru dan bukan merupakan sekuel alias lanjutan langsung dari dua musim sebelumnya nan telah diperankan Kitty Chicha Amatayakul.
Serial dengan enam bagian nan tayang setiap pekan ini menghadirkan garis waktu nan berbeda dan tidak terikat dengan cerita dari musim-musim sebelumnya.
Dua sutradara dari musim pertama dan kedua, Dome Sittisiri Mongkolsiri dan Pairat Kumwan kembali menjadikan Nanno tetap terasa kuat.
Selain itu, masuknya empat sutradara lain nan meliputi O Pattha Thongphan, Karn Siwaroj Kongsakul, Ekkasit Thairat, dan Wasuthep Ketpetch bakal membawa visual dan style pencitraan nan lebih segar.
Serial ini juga di bawah pengarahan penulis naskah nan sama, ialah Kongdej Jaturanrasamee.
Girl From Nowhere: The Reset dijadwalkan tayang 7 Maret di Netflix dan Channel One31.
[Gambas:Youtube]
(chri)
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·