Jakarta, CNN Indonesia --
PT Pertamina (Persero) mulai mencari sumber daya seperti BBM dan LPG di luar Timur Tengah sebagai langkah antisipasi terhadap akibat krisis geopolitik dunia nan berpotensi mengganggu pasokan daya nasional.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan perusahaan terus memantau dinamika dunia sekaligus memastikan kesiapan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG tetap terjaga bagi masyarakat dan industri.
"Pertamina berupaya secara maksimal atas kesiapan BBM dan LPG untuk masyarakat dan industri. Dalam upaya ini kami terus monitor dinamika nan terjadi di global, sehingga situasi-situasi ini kami melakukan dengan langkah berkomunikasi secara intens dengan pemerintah nan sedang mengupayakan juga cara-cara terbaik, sehingga LPG maupun BBM bisa tetap tersedia di seluruh masyarakat," ujar Baron dalam aktivitas Pertamina Sustainability Champions di Oil Centre Building Jakarta, Kamis (16/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan sebagai bagian dari strategi ketahanan energi, Pertamina berbareng pemerintah mulai menjajaki beragam pengganti sumber pasokan, termasuk dari area di luar jalur tradisional Timur Tengah. Salah satunya ke Afrika.
"Untuk menjaga ketahanan daya tersebut, Pertamina dan pemerintah selalu mencarikan alternatif-alternatif resort daya nan dimiliki dan termasuk dari negara-negara nan memang kita tidak melaksanakan selama ini melalui Afrika dan negara lainnya," jelasnya.
Menurut Baron, langkah diversifikasi ini menjadi krusial di tengah kondisi geopolitik nan tidak menentu. Tujuannya adalah agar pasokan daya tetap terjamin bagi kebutuhan domestik.
"Dengan kondisi geopolitik nan terjadi Pertamina melaksanakan proses pencarian sumber daya nan terbaik nan bisa diberikan kepada masyarakat," katanya.
Meski demikian, dia menegaskan penjajakan sumber daya tidak hanya terbatas pada area tertentu. Namun, dilakukan secara luas untuk mendapatkan opsi terbaik.
"Semua sumber sedang kita jajaki dan kita lakukan. Tidak hanya dari Afrika," imbuhnya.
Di sisi lain, Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan daya secara bijak guna menjaga kesiapan pasokan secara merata. Apalagi di tengah krisis daya nan telah terjadi di beragam negara imbas perang Iran-AS.
"Tapi kami juga menghimbau untuk masyarakat bisa bijak mempergunakan energi, sehingga daya ini bisa terbagi dengan baik kepada saudara-saudara kita dan family kita nan lain," tegas Baron.
[Gambas:Youtube]
(ldy/pta)
Add
as a preferred source on Google
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·