Jakarta, CNN Indonesia --
Fronx telah menjadi family baru Suzuki untuk menyasar segmen SUV lima penumpang sejak tahun lalu. Pilihan jenis nan tersedia pun beragam, dan kali ini kami bakal mencoba langsung 'versi tengah' mobil tersebut secara singkat.
Kencan instan ini berjalan pada area test drive di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 nan berjalan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Pengujian juga hanya mengelilingi area tes nan mempunyai sejumlah tantangan di dalamnya.
Foto: CNNIndonesia/Rayhand Purnama
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fronx jenis tengah nan kami gunakan adalah GX jenis otomatis nan dijual Rp293,9 juta. Sedangkan jenis tertinggi alias SGX dibanderol mulai Rp319,9 juta. Untuk diingat, jenis ini telah mengangkat teknologi mild hybrid.
Kencan lampau kami mulai setelah saya duduk di kembali kemudi. Kesan pertama dirasa adalah kabin terasa cukup mewah melalui penyematan interior serba hitam dan kedap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fronx dibangun menggunakan platform Heartect nan diklaim dapat meningkatkan kekakuan dan membantu mengurangi kebisingan serta getaran. Ini terbukti melalui ruang kabin lebih tenang dan nyaman.
Lalu joknya cukup nyaman, sedangkan ruang kepala tetap terasa lega. Untuk mencari posisi mengemudi juga tak susah, karena jok dan setir dapat disesuaikan.
Kabin menyuguhkan head unit, MID, hingga tombol untuk menyalakan mesin. Bagi penumpang belakang jangan takut kepanasan alias berebut hawa dingin, karena mobil telah dilengkapi kisi-kisi AC hingga baris kedua.
Usai mesin saya nyalakan, sekarang waktunya menjajal mobil tersebut.
Saya pun melaju tipis-tipis pada area test drive, lantaran keterbatasan jalur, meski sesekali sempat menginjak pedal gas sedikit lebih dalam pada jalur lurus.
Dan kudu diakui tarikan mobil ini cukup lembut dan responsif. Mobil ini dibekali teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVC) serta mesin bensin berkode K15C kapabilitas 1.500 cc berkekuatan 103 hp pada 6.000 rpm dan torsi 138 Nm di putaran 4.400 rpm.
Namun sayangnya jenis ini belum mempunyai fitur kamera 360 nan menurut saya sesuai untuk digunakan pada area terbatas seperti area tes drive ini.
Sebagai catatan, bantingan suspensi terasa agak keras meski tergolong dalam pemisah wajar ketika melaju di speed bump. Meski demikian mobil tetap terasa rigid dan stabil saat melalui jalan dengan rute zigzag.
Suzuki Fronx jenis GX AT. (CNNIndonesia/Rayhand Purnama)
Kesimpulan
Dari pengetesan singkat di area test drive IIMS 2026, Suzuki Fronx GX menunjukkan diri sebagai SUV lima penumpang nan menawarkan banyak hal.
Dengan banderol Rp293,9 juta untuk jenis GX, Fronx jenis tengah ini tampil sebagai opsi menarik di segmen SUV ringkas nan memberikan kombinasi fitur, menjanjikan efisiensi, hingga pengalaman berkendara memuaskan.
(ryh/fea)
[Gambas:Video CNN]
4 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·