CNN Indonesia
Kamis, 09 Apr 2026 18:00 WIB
Ilustrasi. Jakarta dinobatkan sebagai kota teraman kedua di Asia Tenggara (ASEAN) dalam daftar laporan Global Residence Index 2026. (CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --
Jakarta menempati ranking dua sebagai kota teraman di Asia Tenggara (ASEAN) dalam daftar laporan Global Residence Index 2026, rilisan terbaru 16 Januari 2026.
Skornya hanya selisih 0,18 poin dengan Singapura nan menduduki ranking satu sebagai kota teraman di ASEAN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tingkat keamanan suatu negara sering menjadi argumen bagi banyak orang mau pindah ke negara tersebut. Survey nan dilakukan oleh Global Residence Index 2026 telah mengungkap ranking kota teraman di seluruh dunia.
Dalam daftar ini, Singapura menduduki ranking teratas sebagai kota paling kondusif di Asia Tenggara, sementara ranking ketujuh sedunia. Singapura meraih skor safety index sebesar 0,9. Skor ini membikin Singapura menjadi kota paling kondusif nomor satu tingkat ASEAN.
Menyusul Singapura, di posisi kedua Jakarta, Indonesia sukses menyabet ranking tersebut. Jakarta memperoleh skor safety index sebesar 0,72.
Dalam daftar Global Residence Index 2026, Jakarta menempati ranking kedua sebagai kota teraman se-Asia Tenggara. Sementara di tingkat dunia, Jakarta menempati ranking ke-87.
Melanjutkan daftar kota teraman di Asia Tenggara, ranking ketiga ada Bangkok, Thailand dengan skor safety index 0,65. Vientiane, Laos menempati posisi keempat dengan skor safety index 0,61.
Sedangkan Hanoi, Vietnam menjadi ranking kelima dengan skor safety index 0,60.
Jakarta nan sukses menyatakan menduduki ranking dua besar ini cukup mengejutkan, lantaran bisa menyalip kota-kota besar dari negara tetangga lainnya di ASEAN.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung terkejut dan mengaku tidak menyangka dengan keberhasilan Jakarta menempati ranking dua kota teraman se-Asia Tenggara.
"Itu saya sebenarnya juga surprise. Jakarta nan selama ini selalu di bawah Bangkok, Manila dan Kuala Lumpur, sekarang Jakarta posisi kedua, setelah Singapura," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (7/4).
Menurut Pramono, Jakarta sukses meraih pencapaian ini lantaran bisa menjaga keselarasan dan keamanan di beragam momen besar keagamaan. Mulai dari christmas carol untuk merayakan Natal, Cap Go Meh untuk merayakan Imlek, pawai obor dan pagelaran bedug untuk merayakan Ramadhan dan Idul Fitri, hingga pawai ogoh-ogoh untuk merayakan Nyepi.
"Alhamdulillah menunjukkan kuatnya keberagaman nan ada di Jakarta. Itu juga menjadi etalase alias simbol tentang Jakarta sendiri," imbuh Pramono.
Dalam menentukan ranking ini, Global Residence Index menggabungkan info keamanan suatu negara dengan info spesifik kota untuk memberikan gambaran nan lebih jeli mengenai tingkat keamanan di kota tersebut.
Indikator nan digunakan dalam menentukan skor meliputi tingkat pembunuhan kota, penculikan, akibat politik, akibat keamanan, kematian akibat berkonflik, skor kerapuhan properti, tingkat kematian akibat musibah alam, tingkat kematian lampau lintas, World Risk Index, Numbeo Safety Index, serta dunia Peace index.
Berikut daftar ranking kota teraman se-Asia Tenggara dalam laporan Global Residence Index 2026 nan dirilis 16 Januari lalu.
- Singapura (skor safety index 0,9)
- Jakarta, Indonesia (0,72)
- Bangkok, Thailand (0,65)
- Vientiane, Laos (0,61)
- Hanoi, Vietnam (0,60)
- Kuala Lumpur, Malaysia (0,57)
- Phuket, Thailand (0,57)
- Ho Chi Minh City, Vietnam (0,56)
- Phnom Penh, Kamboja (0,55)
- Manila, Filipina (0,41)
(ana/fef)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·