slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Jerome Polin Hingga Ferry Irwandi Datangi Dpr Serahkan Tuntutan 17+8

Sedang Trending 6 bulan yang lalu

CNN Indonesia

Kamis, 04 Sep 2025 17:17 WIB

mengenakan busana pink kombinasi hijau, sejumlah influencer menyerahkan tuntutan 17+8 ke DPR RI, bagian dari bunyi gelombang demo 25-31 Agustus. Sejumlah influencer menyerahkan tuntutan demo 17+8 ke DPR. (Foto: CNN Indonesia/Thohirin)

Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah influencer alias pesohor media sosial mendatangi kompleks parlemen DPR/MPR RI, Kamis (4/9), untuk menyerahkan 17+8 tuntutan masyarakat menyusul gelombang unjuk rasa di sejumlah wilayah pada 25-31 Agustus.

Para pesohor nan tergabung dalam koalisi Kolektif 17+8 Indonesia Berbenah itu, datang mengenakan atribut nan didominasi warna merah muda dan hijau nan belakangan menjadi simbol perlawanan dan saling jaga antar warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa pesohor nan datang pada kesempatan itu antara lain, Jerome Polin, Ferry Irwandi, Andovi Da Lopez, Jovial Da Lopez, Fathia Izzati, Andhita F Utami alias Afu, hingga Jeremy Owen.

"Kami ditanya apa motivasi awal alias argumen tuntutan 17 +8, kami di sini mau bilang bahwa ini semua didasarkan dari kecewaan nan mendalam dan rasa bersungkawa nan sangat dalam terhadap beragam korban nan sudah meninggal dunia," kata Afu.

Tuntutan 17+8 merupakan rumusan nan dikumpulkan dari tuntutan publik selama gelombang unjuk rasa pada 25-31 Agustus.

Dalam tuntutannya, mereka memberikan dua tenggat waktu. Dalam waktu dekat, mereka meminta agar tuntutan kudu dipenuhi paling lambat, Jumat (5/9) besok. Beberapa di antaranya seperti pembentukan tim investigasi kekerasan abdi negara selama demo, hingga bekukan kenaikan penghasilan dan tunjangan DPR.

Sisanya, mereka memberikan tenggat jangka panjang hingga Agustus 2026, salah satunya untuk mulai membahas dan mengesahkan RUU Perampasan Aset, hingga reformasi partai politik.

"Ya, kami membiarkan rakyat nan menilai, dan mereka juga bisa formulasikan sebenarnya tindakan selanjutnya apa," kata Fathia Izzati saat ditanya soal tenggat waktu tuntutan jika tak dipenuhi.

Naskah tuntutan 17+8 nan mereka serahkan diterima tiga personil DPR, ialah Andre Rosiade dan Kawendra Lukistian dari Gerindra, dan Rieke Diah Pitaloka dari PDIP.

Andre pada kesempatan itu mengaku menerima daftar tuntutan publik nan diserahkan sejumlah pesohor dan influencer. Menurut dia, ketua DPR selanjutnya bakal membahas dan menindaklanjutinya.

"Tugas kami saat ini menerima aspirasi dari teman-teman. Nanti seluruh kewenangan kelak dari ketua DPR," kata Andre.

(thr/wis)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru