CNN Indonesia
Sabtu, 02 Agu 2025 01:43 WIB
Jokowi respons Megawati minta kader dukung pemerintah. (CNN Indonesia/Rosyid)
Solo, CNN Indonesia --
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) menanggapi sikap Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang memerintahkan kadernya untuk mendukung Pemerintah Prabowo Subianto.
Instruksi tersebut disampaikan Megawati saat Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPR dan DPRD Fraksi PDIP se-Indonesia di Bali.
Jokowi tak bicara banyak saat ditanya mengenai sikap partai Banteng. Mantan kader PDIP itu mengatakan setiap partai politik berkuasa menentukan sikap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya setiap partai mempunyai kebijakan-kebijakan internal sendiri-sendiri," kata Jokowi, Jumat (1/8).
Instruksi Megawati agar kader mendukung Pemerintahan Prabowo disampaikan dalam hitungan jam sejak Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mendapat pemaafan berupa amnesti dari kasus suap PAW DPR RI.
Amnesti diberikan Prabowo menjelang Kongres PDIP nan digelar di Bali hari ini.
Jokowi sendiri enggan mengomentari aktivitas Kongres PDIP tersebut.
"Itu internal partai," jawabnya singkat.
Jokowi mengatakan Presiden mempunyai hak-hak spesial sebagaimana diatur dalam Undang-undang Dasar '45, termasuk memberikan remisi, grasi, amnesti, hingga abolisi.
"Itu adalah kewenangan prerogatif, kewenangan spesial presiden nan diberikan oleh undang-undang dasar kita dan kita menghormati," kata Jokowi saat ditanya soal amnesti untuk Hasto.
Ia percaya Presiden Prabowo sudah mempertimbangkan banyak perihal sebelum memutuskan untuk memberi amnesti kepada Hasto berbareng seribu lebih terpidana lainnya.
"Presiden pasti mempunyai pertimbangan-pertimbangan politik, hukum, sosial politik, semuanya pasti menjadi pertimbangan," kata dia.
(syd/dal)
[Gambas:Video CNN]
7 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·