Jakarta, CNN Indonesia --
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengamankan sebanyak 85 peralatan dari letak kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.
Per 30 April 2026 pukul 08.30 WIB, tercatat sebanyak 85 peralatan ditemukan. Dari jumlah tersebut, 38 peralatan telah diserahkan kepada pemilik, sedangkan 47 lainnya tetap dalam proses penyerahan.
Barang-barang nan ditemukan oleh petugas pemindahan di rangkaian Commuter Line No. 5568A telah diserahkan kepada petugas Passenger Service di Stasiun Bekasi Timur untuk didata dan diamankan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengungkap peralatan tersebut bisa langsung diambil di Stasiun Bekasi Timur.
"KAI mengimbau kepada pengguna, keluarga, alias kerabat nan merasa kehilangan peralatan untuk datang langsung ke Stasiun Bekasi Timur dan menghubungi layanan Lost and Found guna proses pengambilan," ujar Anne dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4).
Adapun hingga Kamis ini seluruh perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) telah beraksi normal tanpa adanya pembatalan. Proses pemulihan jasa terus melangkah dan menunjukkan perkembangan nan positif.
Dalam masa penyesuaian operasional, perjalanan kereta api tetap berpotensi mengalami sedikit keterlambatan.
Anne mengatakan KAI terus melakukan pengaturan operasional secara berjenjang dengan mengedepankan aspek keselamatan dan kelancaran perjalanan.
Ia menyampaikan KAI terus memastikan jasa dapat kembali melangkah dengan baik sekaligus memenuhi kewenangan pelanggan.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan nan dirasakan pelanggan. Dalam proses pemulihan ini, kami memohon pengertian andaikan perjalanan tetap mengalami kelambatan. KAI terus berupaya agar jasa kembali melangkah lancar dan kewenangan pengguna tetap terpenuhi," ujar Anne.
[Gambas:Youtube]
(dhz/sfr)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·