Jakarta, CNN Indonesia --
PT Kereta Api Indonesia (KAI) buka bunyi mengenai polisi nan resmi meningkatkan kasus kecelakaan kereta Bekasi Timur ke tahap penyidikan. Hal itu dilakukan setelah polisi mengumpulkan sejumlah perangkat bukti awal.
Menyikapi perihal tersebut, KAI menyatakan siap mendukung proses hukum. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan perihal itu untuk keselamatan mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Investigasi dan juga semua proses kudu didukung penuh untuk keselamatan perkeretaapian ke depan," kata Anne Purba seperti diberitakan detikcom, Sabtu (2/5).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto sebelumnya mengatakan status perkara kecelakaan kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur naik dari penyelidikan ke penyidikan.
Kecelakaan nan terjadi pada Senin (17/5) malam itu menyebabkan 16 orang, semuanya perempuan, meninggal dunia.
[Gambas:Video CNN]
"Perkara ini sudah naik ke tahap penyidikan. Kami telah melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, serta pengumpulan peralatan bukti termasuk CCTV," kata Budi di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (30/4).
Penyidik sudah memeriksa 24 orang saksi untuk mendalami kasus tersebut. Polisi juga tetap memeriksa tujuh orang lainnya nan mempunyai peran krusial dalam operasional perjalanan kereta.
Mereka adalah petugas pusat pengendali perjalanan kereta (Pusdalops), PPKA, petugas sinyal, masinis KRL, masinis KA Argo Bromo Anggrek, asisten masinis, hingga pengendali perjalanan.
Polisi juga menggandeng tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk mendalami penyebab kecelakaan.
Salah satu nan ditelusuri adalah kemungkinan adanya gangguan teknis, termasuk pengaruh sistem kelistrikan alias sinyal di letak kejadian.
Sementara itu, pengemudi taksi online nan terlibat dalam rangkaian kejadian tersebut tetap berstatus sebagai saksi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pengemudi berinisial RRP baru bekerja sebagai driver sejak 25 April 2026 alias kurang dari tiga hari sebelum kejadian.
(chri)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·