Jakarta, CNN Indonesia --
Upaya Iran memblokade jalur Selat Hormuz sebagai corak protes bakal serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel, membikin arus lampau lintas laut milik beberapa negara ikut terhambat. Padahal, selat tersebut merupakan jalur daya dunia nan mengangkut seperlima pasokan minyak dunia.
Meskipun begitu, Iran secara berangsur mulai membuka diri dan mengizinkan beberapa kapal tanker minyak non-Iran untuk melewati selat tersebut sejak dimulainya perang pada 28 Februari.
Berikut daftar negara dengan kapal tankernya diperkenankan melintasi Selat Hormuz menurut data LSEG dan Kpler, sebagaimana dilansir dari Reuters, Rabu (29/4):
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JEPANG
Kapal tanker berbendera Panama, Idemitsu Maru membawa 2 juta barel minyak Arab Saudi, melintasi Selat Hormuz pada 28 April dan sedang menuju Nagoya di Jepang. Ini menjadi kapal tanker minyak mentah mengenai Jepang pertama yang melintasi selat sejak perang Iran dimulai.
[Gambas:Youtube]
INDONESIA
Kapal tanker berbendera Panama, Crave, nan membawa gas minyak cair (LPG) dari Uni Emirat Arab, sedang menuju Indonesia.
Meskipun begitu, Kementerian ESDM membantah satu kapal tanker nan sukses melintas Selat Hormuz tersebut memuat LPG untuk Indonesia.
Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia memastikan info nan menyebut kapal tanker itu memuat LPG untuk Indonesia tidak benar.
"Sejauh ini laporan dari Pertamina, nan kami terima info nan beredar tersebut tidak benar," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (22/4).
MOZAMBIK
Kapal tanker Akti A, nan membawa muatan diesel dari Bahrain, sedang menuju Mozambik.
KOREA SELATAN
Kapal tanker berbendera Liberia Navig8 Macallister sedang mengirimkan sekitar 500 ribu barel nafta Uni Emirat Arab (UEA) ke Ulsan, Korea Selatan.
Selain itu, sebuah kapal tanker minyak akan membongkar muatannya di kilang minyak Korea Selatan Hyundai Oilbank setelah melewati Selat Hormuz, menurut info pengiriman.
Adapula Kapal Odessa berbendera Malta melewati selat tersebut pada 13 April, menurut info Kpler tanpa menunjukkan di mana kapal tanker tersebut memuat minyak.
TAIWAN
Kapal tanker minyak mentah super besar (VLCC) berbendera Liberia Fpmc C Lord sedang membawa sekitar 2 juta barel minyak mentah Saudi dan menuju pelabuhan Mailiao di Taiwan.
SRI LANKA
Kapal Desh Garima berbendera India nan bermuatan sekitar 780 ribu barel minyak mentah Das dari UEA sedang menuju Sri Lanka.
UNI EMIRAT ARAB
Kapal Ruby membawa pupuk Qatar ke UEA.
ITALIA
Kapal pengangkut curah Merry M membawa kokas minyak bumi nan dimuat dari Arab Saudi ke Ravenna di Italia.
THAILAND
Kapal tanker Athina, nan bermuatan nafta dari Bahrain, melintasi selat pada 18 April dan sedang menuju Thailand.
Selain itu, ada juga kapal tanker minyak Thailand milik Bangchak Corporation BCP.BK telah sukses melewati Selat Hormuz setelah koordinasi diplomatik antara Thailand dan Iran. Kapal itu tidak diharuskan bayar untuk menghindari blokade, kata seorang pejabat Thailand dan perusahaan minyak besar pemilik kapal tersebut pada 25 Maret.
Selanjutnya, ada kapal tanker Suezmax Pola nan membongkar 1 juta barel minyak mentah Khafji di Thailand dan Singapura, menurut info Kpler.
CHINA
Kapal pengangkut LPG Raine sedang menuju Tiongkok setelah melintasi selat pada 18 April.
Kapal tanker VLCC berbendera China, Cospearl Lake dan He Rong Hai, juga dilaporkan keluar dari Selat Hormuz pada 11 April.
Cospearl Lake nan bermuatan minyak Irak, diperkirakan tiba di pelabuhan Zhoushan, Tiongkok pada 1 Mei. Sedangkan He Rong Hai sedang menuju Myanmar untuk membongkar muatan minyak mentah Saudi.
Kedua kapal tanker VLCC tersebut disewa oleh Unipec, bagian perdagangan dari raksasa daya Tiongkok, Sinopec 600028.SS.
Selanutnya Kapal tanker VLCC Dhalkut yang melewati selat pada 2 April, sedang menuju Myanmar untuk membongkar minyak mentah Saudi pada 22 April, menurut info Kpler. Minyak mentah nan dibongkar di Myanmar biasanya dikirim ke kilang PetroChina 601857.SS Yunnan.
Pada 31 Maret, ahli bicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan bahwa tiga kapal China baru-baru ini berlayar melalui Selat Hormuz setelah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.
INDIA
Kapal pengangkut LPG Artman melintasi selat pada 18 April dan sedang menuju India.
Setidaknya dua VLCC dan dua kapal tanker suezmax meninggalkan Teluk pada Maret dan April untuk membongkar minyak mentah di India.
VLCC Habrut yang melintasi selat pada 2 April sedang menuju Paradip, untuk membongkar minyak mentah Abu Dhabi milik Indian Oil Corp IOC.NS pada 15 April.
Sementara itu, VLCC Marathi membongkar minyak mentah Saudi di pelabuhan Sikka untuk Reliance Industries RELI.NS pada 28 Maret, menurut info Kpler.
Kapal tanker suezmax Smyrni berbendera Liberia meninggalkan selat pada 12 Maret dan membongkar 1 juta barel minyak mentah Saudi di Mumbai untuk perusahaan penyulingan milik negara Hindustan Petroleum Corp HPCL.NS pada 16 Maret, menurut info tersebut.
Sedangkan kapal Suezmax Shenlong lainnya meninggalkan selat pada 6 Maret dan membongkar minyak mentah Saudi nan sama di Mumbai pada 11 Maret.
Kapal tanker berbendera Gabon, MSG, nan bermuatan bahan bakar residu menuju pelabuhan Pipavav di India setelah melewati selat pada 9 April, menurut info Kpler.
Kapal Navara berbendera Liberia, nan berlayar melalui selat pada 31 Maret, membongkar bahan bakar minyak di pelabuhan Sikka pada 8 April, menurut info tersebut.
Dua kapal tanker LPG tujuan India nan membawa sekitar 94 ribu metrik ton gas masak telah sukses melewati Selat Hormuz dan sedang menuju India, kata pemerintah pada akhir Maret.
Selanjutnya ada BW Tyr yang membongkar muatan di Mumbai dan Pipavav antara 5 dan 7 April, sementara BW Elm membongkar muatan di tiga pelabuhan India antara 6 dan 15 April, menurut info Kpler.
Sebelumnya, empat kapal tanker LPG berbendera India lainnya telah keluar dari selat tersebut - Shivalik, Nanda Devi, Pine Gas, dan Jag Vasant.
VIETNAM
Kapal tanker VLCC berbendera Malta, Agios Fanourios I, memasuki Teluk melalui selat tersebut pada 15 April dalam upaya kedua untuk transit, menurut info Kpler.
Kapal tanker tersebut termasuk di antara beberapa kapal nan mencoba memasuki Teluk pada hari Minggu selama gencatan senjata AS-Iran.
Kapal tersebut sedang menuju Irak untuk memuat minyak mentah Basra nan bakal diangkut ke Vietnam, menurut info nan ada.
MALAYSIA
Kapal tanker VLCC Serifos berbendera Liberia memasuki dan keluar dari area uji coba Selat Hormuz nan melewati Pulau Larak Iran pada 10 April. Kapal tanker tersebut, nan membawa minyak mentah nan dimuat dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab pada awal Maret, diperkirakan bakal tiba di pelabuhan Malaka, Malaysia pada 21 April.
Ocean Thunder, nan dimuat dengan minyak mentah Irak dan disewa oleh unit perusahaan daya negara Malaysia, Petronas, melintasi jalur air tersebut pada 5 April dan diperkirakan bakal membongkar muatannya berupa 1 juta barel minyak mentah Basrah Heavy di Pengerang, Malaysia pada 18 April.
Kedua kapal tanker tersebut termasuk di antara tujuh kapal nan mengenai dengan Malaysia nan diizinkan oleh Iran untuk melintasi selat tersebut, menurut dua orang nan mengetahui masalah ini kepada Reuters.
PAKISTAN
Dua kapal tanker berbendera Pakistan memasuki Teluk pada 12 April.
Kapal tanker Aframax Shalamar menuju Uni Emirat Arab pada Senin (27/4) untuk memuat minyak mentah Das, menurut data, sementara kapal tanker Panamax Khairpur menuju Kuwait untuk memuat produk olahan, menurut info tersebut.
Kapal tanker Aframax P. Aliki melewati selat tersebut pada 28 Maret dan membongkar minyak mentah Saudi di Karachi pada 31 Maret.
(ins)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·