slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Kapan Terakhir Bayar Utang Puasa Ramadhan 2025? Awas Terlewat

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

CNN Indonesia

Minggu, 11 Jan 2026 08:35 WIB

Utang puasa Ramadhan tahun lampau kudu segera 'dibayar' sebelum terlambat. Sebenarnya, kapan terakhir bayar utang puasa Ramadhan 2025? Ilustrasi. Utang puasa Ramadhan tahun lampau kudu segera 'dibayar' sebelum terlambat. Sebenarnya, kapan terakhir bayar utang puasa Ramadhan 2025? (iStockphoto/sguler)

Jakarta, CNN Indonesia --

Utang puasa Ramadhan tahun lampau kudu segera 'dibayar' sebelum terlambat. Sebenarnya, kapan terakhir bayar utang puasa Ramadhan 2025?

Puasa Ramadhan merupakan salah satu ibadah wajib bagi umat Islam. Ibadah ini mengharuskan umat Islam untuk menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal nan membatalkan puasa lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ibadah ini hanya dilakukan pada bulan Ramadhan, mulai dari terbit fajar alias imsak hingga mentari terbenam.

Namun, ada beberapa orang nan mendapatkan keringanan ketika menjalankan ibadah ini. Contohnya, orang nan sedang dalam perjalanan, orang sakit, lansia renta nan lemah, ibu hamil, ibu menyusui, serta wanita menstruasi dan nifas dibolehkan untuk tidak berpuasa saat Ramadan.

Apabila tidak berpuasa, maka orang-orang tersebut kudu bayar utang puasa mereka dengan berpuasa di bulan selain Ramadhan ketika mereka sudah sehat alias bayar fidyah.

Akan tetapi, mengganti puasa Ramadhan mempunyai pemisah waktu. Lalu, kapan sebenarnya pemisah waktunya?


Batas waktu bayar utang puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan tahun lampau nan tidak sempat dilakukan wajib diganti pada hari lain di luar bulan Ramadhan.

Artinya, selama belum masuk Ramadhan berikutnya, seseorang tetap mempunyai kesempatan untuk menunaikan tanggungjawab bayar utang puasa.

Sebagian ustadz menyarankan agar puasa qadha diselesaikan pada hari-hari terakhir bulan Sya'ban, nan merupakan bulan sebelum Ramadhan.

Cara untuk bayar puasa tersebut ada dua, ialah berpuasa di hari lain alias bayar fidyah.

Membayar puasa dengan berpuasa di hari lain caranya cukup mudah, yakni:

1. Menentukan hari puasa qadha
Puasa qadha dilakukan di luar bulan Ramadhan dan tidak boleh dilaksanakan pada hari-hari nan diharamkan untuk berpuasa, seperti Idul Fitri dan Idul Adha.

2. Berniat pada malam hari
Niat puasa qadha kudu dilakukan sebelum waktu subuh sebagai penegasan bahwa puasa tersebut diniatkan untuk mengganti puasa Ramadhan.

3. Melaksanakan sahur
Sahur memang tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan lantaran mengandung keberkahan dan membantu menjaga kekuatan tubuh selama berpuasa.

4. Menjaga diri dari hal-hal nan membatalkan puasa
Selama berpuasa, hindari makan, minum, hubungan suami istri, serta perbuatan lain nan dapat membatalkan puasa alias mengurangi nilai pahala.

5. Menjaga adab dan memperbanyak kebaikan kebaikan
Puasa qadha sebaiknya diiringi dengan memperbanyak membaca Al-Qur'an, berzikir, bersholawat, serta bersedekah agar nilai ibadah semakin sempurna.

6. Berbuka dengan doa
Saat berbuka, dianjurkan membaca doa, di antaranya:

Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu. Artinya: "Ya Allah, hanya untuk-Mu saya berpuasa, dan dengan rezeki dari-Mu saya berbuka."

Atau angan berikut:

Dzahabazh zhama-u wabtallatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah. Artinya: "Telah lenyap rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala tetap ada, insya Allah."


Selain dengan berpuasa, bayar utang puasa juga bisa dilakukan dengan langkah bayar fidyah.

Biasanya langkah nan satu ini dilakukan andaikan seseorang nan berutang tetap sakit alias tidak bisa berpuasa, seperti lansia nan sudah renta alias orang sakit parah.

Untuk setiap hari puasa nan ditinggalkan, seseorang kudu bayar satu mud fidyah. Besaran satu mud ini setara dengan sekitar 543 gram makanan pokok menurut ajaran Malikiyah, Syafi'iyah, dan Hanabilah.

Sementara menurut ajaran Hanafiyah, ukurannya sekitar 815 gram bahan makanan pokok seperti beras alias gandum.

Kemudian, pemisah waktu untuk bayar puasa tahun sebelumnya adalah sebelum masuknya bulan Ramadan. Di tahun 2026 sendiri, bulan Ramadan diperkirakan bakal dimulai tanggal 18 alias 19 Februari 2026.

Maka dari itu, jika Anda mempunyai utang puasa Ramadan tahun 2025, sebaiknya utang tersebut segera dibayar sebelum tanggal 18 Februari 2026.

Namun, andaikan seseorang lalai bayar utang puasa sampai masuk bulan Ramadan berikutnya, contohnya utang puasa tahun 2024 dan sebelumnya, maka langkah membayarnya pun menjadi berbeda.

Berdasarkan NU Online, orang tersebut diwajibkan bayar fidyah sebesar satu mud untuk setiap hari puasa nan ditinggalkan dan kudu tetap mengqadha puasanya.

Demikian penjelasan komplit tentang kapan terakhir bayar utang puasa Ramadhan 2025. Semoga bermanfaat

(sac/fef)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru