Jakarta, CNN Indonesia --
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah tempat mengenai penanganan kasus dugaan pemerasan pengisian kedudukan perangkat desa nan menyeret Bupati Pati periode 2025-2030 Sudewo dan kawan-kawan.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo belum bisa mengungkap perincian letak nan digeledah.
Hal itu bakal disampaikan ke publik- berikut peralatan bukti nan sukses disita- ketika proses penggeledahan rampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam lanjutan investigasi perkara nan bermulai dari penangkapan para terduga pelaku nan tertangkap tangan melakukan dugaan tindak pidana korupsi, baik di wilayah Kota Madiun maupun Kabupaten Pati, interogator melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi," kata Budi melalui keterangan tertulis, Kamis (22/1).
Budi menjelaskan upaya paksa tersebut dilakukan untuk mencari bukti-bukti lain nan dibutuhkan interogator guna memperkuat bukti awal.
Bukti awal baik nan diperoleh dalam peristiwa tertangkap tangan maupun pemeriksaan awal nan dilakukan kepada para saksi dan tersangka.
"Rangkaian penggeledahan di Madiun tetap bakal berlangsung, termasuk untuk perkara Pati, tim juga tetap di lapangan. Kami bakal update terus perkembangan perkara ini," ucap Budi.
Selain Sudewo, KPK juga menetapkan tiga tersangka lainnya dalam kasus ini ialah Abdul Suyono selaku Kepala Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan; Sumarjiono selaku Kepala Desa Arumanis, Kecamatan Jaken; dan Karjan selaku Kepala Desa Sukorukun, Kecamatan Jaken.
Kasus ini dibongkar KPK lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT) nan dilakukan beberapa waktu lalu, di mana sebanyak 8 orang termasuk Sudewo ditangkap. Dalam operasi senyap itu turut disita duit sejumlah Rp2,6 miliar.
(ryn/kid)
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·