Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, merasa timnya layak menang atas Inter Milan dalam leg pertama semifinal Copa Italia 2025/2026.
Pertandingan di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como pada Selasa (3/3) malam waktu Italia alias Rabu (4/3) pagi WIB, itu berhujung dengan skor kacamata namalain 0-0.
Laga ini melangkah dengan sangat ketat. Menghadapi Inter nan atraktif, Como hanya bisa melepaskan satu tembakan tepat sasaran, sedangkan Inter tak menciptakan peluang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seusai laga, Fabregas menilai timnya layak menang, setidaknya 1-0 lewat satu-satunya kesempatan manis nan tercipta dalam laga tersebut. Namun, laki-laki Spanyol ini tetap memuji anak asuhnya.
"Hasilnya memang seperti itu [imbang]. Secara keseluruhan, saya merasa mungkin kami layak mencetak gol, alias setidaknya lebih dekat mencetak gol," kata Fabregas dilansir dari Football Italia.
"Ini seperti pertandingan catur, sangat taktik, di mana melawan tim paling dominan di Serie A, kami memainkan permainan nan kami inginkan. Kami solid," ujarnya.
Pelatih 38 tahun ini mengatakan dirinya sama sekali tak mempunyai dendam atas Inter. Ini terkorelasi dengan hasil putaran pertama Serie A, di mana Como takluk 0-4.
"Tidak, pembalasan dendam hanya untuk pecundang. Ada orang-orang nan menunggu tiga alias enam bulan sampai Anda melakukan kesalahan," ucapnya memberi pengandaian.
"Orang-orang cerdas, mereka nan haus dan antusias untuk belajar, rendah hati dan terbuka untuk mendengarkan pendapat orang lain," ujarnya sedikit berfilosofi.
Adapun pertandingan leg kedua bakal berjalan di markas Inter Milan, Stadion Giuseppe Meazza. Waktunya belum ditetapkan, hanya di antara 21 hingga 23 Maret 2926.
[Gambas:Video CNN]
(abs/sry)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·