CNN Indonesia
Senin, 15 Des 2025 06:40 WIB
Aaron Chia/Soh Wooi Yik mengakui kekalahan di final dobel putra SEA Games 2025. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)
Jakarta, CNN Indonesia --
Ganda putra Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik mengakui keperkasaan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Ishafani usai takluk dalam perebutan lencana emas SEA Games 2025.
Aaron/Soh kalah dua gim langsung dari Sabar/Reza. Pasangan Malaysia itu takluk 14-21, 17-21 di partai final dobel putra.
Dilansir dari Berita Harian, Aaron menyebut kekalahan dari Sabar/Reza menjadi sebuah tamparan tersendiri buat mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kemenangan dua gim langsung kami kami kudu bangkit seperti semula. Kami tetap punya satu turnamen lagi tahun ini," ucap Aaron.
Aaron tak memungkiri bahwa Sabar/Reza bukan musuh nan mudah untuk dihadapi. Unggulan pertama di dobel putra SEA Games 2025 itu mengatakan bakal belajar dari kekalahan melawan Sabar/Reza.
"Saya rasa performa mereka selama beberapa bulan terakhir sangat konsisten. Mereka bukan musuh nan mudah dan kami perlu belajar dari kekalahan ini," katanya.
Dengan Aaron/Soh meraih perak berfaedah tim bulu tangkis Malaysia hanya meraih 1 emas, 2 perak, dan 6 perunggu pada SEA Games 2025. Ini tidak sesuai sasaran dari Asosiasi Badminton Malaysia (BAM) nan menargetkan meraih 4 lencana emas.
Sementara itu, satu-satunya lencana emas nan diraih Malaysia datang dari nomor dobel putri. Ini setelah Pearly Tan/M Thinaah mengalahkan wakil Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari lewat duel alot dengan skor 21-16, 19-21, 21-17.
[Gambas:Video CNN]
(jal/jal)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·