slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Kata-kata Pelatih Timnas Futsal Putri Indonesia Usai Dibantai Thailand

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Timnas Futsal Putri Indonesia Luis Estrela menilai pertahanan timnya kurang solid hingga kalah melawan Thailand di laga perdana Piala AFF Futsal Putri 2026, Selasa (24/2).

"Saya pikir kami lebih efisien di babak pertama. Kami mempunyai banyak kesempatan dengan skema teknis open play dan kami tidak bisa mencetak gol. Saya berbicara pada tim di babak pertama agar tenang," ujar Estrela usai pertandingan.

"Dan babak kedua sangat susah lantaran kami menderita, gol ketiga sangat dekat dan pertahanan tekanan kami tidak begitu sukses," ucap Estrela menambahkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Timnas Futsal Putri Indonesia takluk 0-3 dari tuan rumah Thailand pada laga perdana Grup A Piala AFF Futsal Putri 2026 di Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima, Selasa (24/2).

Indonesia nan bertindak sebagai tim tamu kurang bermain maksimal di babak pertama. Pasukan Luis Estrela kesulitan membangun serangan lantaran pressing tinggi nan dilakukan Thailand.

Setelah kedua tim bermain seri pada 10 menit pertama, akhirnya kebuntuan dipecahkan oleh Thailand nan mencetak gol pada menit ke-12.

Berawal dari lemparan kiper ke depan, Darika Peanpailun dan Panwasa Kingthong membikin situasi kemelut di depan gawang Indonesia, nan kemudian bola ditanduk oleh Panwasa ke gawang nan sudah kosong lantaran ditinggal oleh kiper.

Gol itu melecut permainan Indonesia untuk lebih keluar menyerang. Marsya Aulia Nurhalisa mendapatkan kesempatan saat tembakannya menyamping dari gawang pada menit ke-14.

Empat menit kemudian, pemain bernomor punggung empat itu kembali mendapatkan peluang. Kali ini, tendangan kerasnya tanpa gangguan juga tetap melenceng.

Pada menit ke-19, Indonesia nyaris menyamakan kedudukan. Sayangnya, umpan cerdas dari Nisma Francida kepada Fitri Sundari nan berada di mulut gawang tak bisa diteruskan menjadi gol oleh pemilik nomor punggung 11 tersebut.

Saat Indonesia mulai mendapatkan momentum, mereka justru lengah pada menit-menit akhir babak pertama saat Jenjira Bubpha menyambut umpan kick-in rekannya dengan tendangan first time untuk merobek jala gawang Indonesia kedua kalinya. Skor 2-0 untuk Thailand menutup babak pertama.

Indonesia bermain lebih berani di babak kedua setelah mereka melakukan pressing ke permainan Thailand. Namun, lagi dan lagi hilangnya konsentrasi membikin Thailand menghukum dengan gol, saat Darika mencuri bola dari penguasaan Quisepina Anastasia di area rawan nan kemudian diselesaikan menjadi gol ketiga untuk tim tuan rumah.

Indonesia mendapat kesempatan emas dalam kurun waktu sekitar satu menit pada pertengahan babak melalui kaki Insyafadya Salsabila dan Nisma Fracinda, namun dua-duanya bisa dimentahkan oleh kiper Thailand nan dijaga Sasiprapha Suksen.

Garuda Pertiwi lampau menggunakan skema permainan power play di sisa tujuh menit pertandingan di saat mereka semakin kesulitan membobol gawang Thailand.

Skema ini tak hanya membuahkan beberapa kesempatan untuk Indonesia, namun juga untuk Thailand nan kerap kali mencuri bola dan kemudian menembak. Beruntungnya, di momen ini tendangan-tendangan dari pemain Thailand tetap tak tepat sasaran.

Hingga berakhirnya pertandingan, tak ada tambahan gol tercipta. Thailand pun memenangi laga dari Indonesia dengan skor 3-0.

"Dan saya pikir Thailand layak menang. Tapi saya pikir kami mempunyai beberapa kesalahan persiapan lantaran kami tiba sangat dekat dengan kejuaraan dan tim kami saya merasa secara bentuk tidak begitu kuat dari biasanya," kata Estrela.

"Jadi kami perlu memandang apa nan kami lakukan dengan baik. Kami perlu belajar dari kesalahan. Pertahanan kami juga tidak begitu baik.," ucap Estrela menambahkan.

Kemenangan ini membikin Thailand memuncaki klasemen sementara Grup A dengan tiga poin, nan membikin kesempatan mereka untuk melaju ke babak semifinal sangat terbuka.

Untuk Indonesia, kesempatan ke semifinal tetap terbuka lebar andaikan pada Rabu (25/2) mereka dapat mengalahkan Malaysia di laga terakhir.

"Dan besok [hari ini] kami bakal mempunyai pertandingan kedua melawan tim nan bugar. Dan saya katakan kepada pemain saya bahwa saya tanggung jawab atas kekalahan ini," ujar Estrela.

"Saya senang dengan keahlian mereka. Tapi kami kudu lebih klinis dalam memperkuat dan hanya itu. Kami adalah tim nan sangat muda nan kami inginkan tekanan. Kami mau menjadi tim nan mendominasi," kata Estrela menambahkan.

[Gambas:Video CNN]

(rhr/rhr/nva)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru