CNN Indonesia
Senin, 12 Mei 2025 09:46 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mencium keanehan dalam impor Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Singapura. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta).
Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mencium keanehan dalam impor Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Singapura.
Keanehan mengenai harga. Ia menyebut nilai BBM Singapura lebih mahal andaikan dibandingkan dengan BBM dari Timur Tengah.
Padahal, secara bahan, BBM impor asal Singapura sama dengan dari Timur Tengah. Jarak impor antara Indonesia dengan Singapura juga lebih dekat dibanding dengan Timur Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, pemerintah bakal mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM) dari Singapura. Saat ini porsi BBM Singapura terhadap total impor bahan bakar Indonesia mencapai 54-59 persen.
"Kenapa tidak mungkin (berhenti impor BBM dari Singapura)? Justru harusnya (impor dari Singapura) lebih murah dong. Masa peralatan dekat dia bikin lebih mahal," ucap Bahlil di Jakarta, Jumat (9/5) seperti dikutip dari Antara.
"Kami mulai berpikir bahwa kami bakal mengimpor minyak dari negara lain, bukan dari negara itu (Singapura)," tambahnya
Nah, untuk mengalihkan impor BBM dari Singapura ke negara lain, Bahlil mengatakan pemerintah mulai membangun dermaga-dermaga nan bisa menampung kapal impor nan lebih besar. Selama ini, impor BBM dari Singapura menggunakan kapal nan berukuran lebih kecil.
"Itu salah satu argumen kami membangun nan lebih besar, agar satu kali angkut (BBM). Maka pelabuhannya nan diperbesar, kedalamannya juga kudu dijaga," kata Bahlil.
Tak hanya didasari oleh nilai BBM nan kurang kompetitif, Bahlil juga menyampaikan pertimbangan pengurangan impor BBM dari Singapura meliputi persoalan geopolitik dan geoekonomi.
Indonesia dinilai oleh Bahlil perlu membikin keseimbangan, dalam perihal ini, ketika melakukan impor BBM.
Pengalihan impor BBM tersebut bakal dilakukan secara bertahap, hingga suatu saat Indonesia bakal betul-betul menghentikan impor BBM-nya dari Singapura.
[Gambas:Video CNN]
(agt)
10 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·