slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Kenapa 10 November Diperingati Sebagai Hari Pahlawan?

Sedang Trending 5 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Bangsa Indonesia merayakan Hari Pahlawan setiap tanggal 10 November. Tujuannya adalah untuk mengenang jasa para pahlawan kemerdekaan.

Namun, dari semua tanggal nan ada dalam kalender, kenapa tanggal 10 November dipilih sebagai Hari Pahlawan?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ternyata ada peristiwa sejarah nan terjadi pada tanggal tersebut nan menyebabkan 10 November dirayakan sebagai Hari Pahlawan. Tanggal ini kemudian menjadi simbol dari semangat juang dan pengorbanan para pahlawan.

Untuk lebih jelasnya, simak sejarah dibalik tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan berikut nan dihimpun dari beragam sumber.

Sejarah 10 November

Kenapa tanggal 10 November dipilih sebagai Hari Pahlawan? Dikutip dari buku Mengenang Pahlawan: Remaja Bersuara, perihal itu lantaran peperangan paling awal untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia terjadi pada 10 November.

Hari Pahlawan diperingati setiap tanggal 10 November untuk mengenang Pertempuran Surabaya tahun 1945, salah satu pertempuran terbesar dan paling heroik dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia.

Ditambahkan dari buku Sejarah SMA/MA Kelas XII Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi 2022, setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, pasukan Sekutu nan dipimpin oleh Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby mendarat di Surabaya pada 25 Oktober 1945.

Mereka menyatakan datang untuk melucuti senjata tentara Jepang dan membebaskan tawanan perang. Namun, rakyat Surabaya menolak kehadiran mereka lantaran mencurigai bahwa pasukan Sekutu membantu Belanda nan mau menjajah kembali Indonesia.

Ketegangan meningkat hingga akhirnya Brigadir Jenderal Mallaby tewas pada 30 Oktober 1945 di dekat Jembatan Merah, Surabaya.

Kematian Mallaby membikin Inggris marah dan mengeluarkan ultimatum pada 9 November 1945 agar rakyat Surabaya menyerahkan senjata dan menghentikan perlawanan. Ultimatum ini ditolak mentah-mentah oleh rakyat Indonesia.

Keesokan harinya, 10 November 1945, pecahlah pertempuran besar antara pasukan Inggris dan rakyat Surabaya.

Pertempuran berjalan lebih dari tiga minggu, dan menjadi simbol keberanian serta semangat juang rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan. Sekitar 20.000 rakyat Surabaya gugur, sebagian besar adalah penduduk sipil, dan sekitar 150.000 orang mengungsi dari kota tersebut.

Untuk menghormati pengorbanan para pejuang dan semangat rakyat Surabaya, pemerintah Indonesia menetapkan 10 November sebagai Hari Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 nan ditandatangani oleh Presiden Soekarno pada 16 Desember 1959.

Sejak saat itu, setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan sebagai corak penghormatan terhadap semangat juang dan pengorbanan para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Makna Hari Pahlawan

Hari Pahlawan tidak sekadar peringatan tetapi mempunyai makna krusial bagi bangsa Indonesia mengenai pengorbanan para pahlawan. Dihimpun dari beragam sumber, berikut beberapa makna Hari Pahlawan.

1. Menghormati pengorbanan para pahlawan

Hari pahlawan menjadi momen untuk mengenang jasa para pejuang nan rela mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia. Tanpa perjuangan mereka, Indonesia tidak bakal merdeka seperti sekarang.

Peringatan ini mengingatkan generasi muda agar selalu mencintai tanah air, menjaga persatuan bangsa, dan siap berjuang bukan dengan senjata, tetapi melalui pendidikan, kerja keras, dan karya nyata.

3. Meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa

Pertempuran Surabaya menunjukkan bahwa kekuatan rakyat muncul ketika mereka bersatu. Semangat itu menjadi pelajaran krusial untuk terus menjaga solidaritas di tengah perbedaan.

4. Meneladani nilai-nilai kepahlawanan

Nilai seperti keberanian, keikhlasan, pantang menyerah, dan gotong royong adalah warisan moral dari para pahlawan nan relevan hingga sekarang dalam menghadapi tantangan zaman.

5. Pengingat tanggung jawab generasi penerus

Hari pahlawan bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga mengingatkan bahwa generasi sekarang mempunyai tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan serta membangun bangsa melalui prestasi, integritas, dan semangat kebangsaan.

6. Mendorong rasa syukur dan refleksi diri

Dengan mengenang perjuangan masa lalu, kita diajak untuk berterima kasih atas kemerdekaan nan diraih dengan darah dan air mata, serta merefleksikan sejauh mana kita sudah berkontribusi bagi bangsa.

Demikian penjelasan untuk menjawab pertanyaan kenapa 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan. Semoga bermanfaat.

(sac/juh)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru