slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Kesalahan Saat Mandi Wajib, Melakukan 5 Hal Ini Membuatnya Tidak Sah

Sedang Trending 5 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Mandi wajib alias mandi junub merupakan corak penyucian diri dari hadas besar agar seseorang dapat kembali beribadah.

Namun, tetap banyak umat Muslim nan melakukan kesalahan saat mandi wajib sehingga membikin ibadah penyucian tersebut tidak sah di hadapan Allah Swt.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesalahan saat mandi wajib sering kali terjadi lantaran kurangnya pemahaman terhadap tata langkah nan betul sesuai tuntunan Rasulullah saw.

Padahal, jika mandi wajib tidak dilakukan dengan sah, ibadah seperti salat dan puasa juga tidak bakal diterima.

Dikutip dari Buku Tuntunan Supermudah & Lengkap Shalat Wajib & Sunnah Sesuai Tuntunan Rasulullah, mandi wajib dilakukan untuk menghilangkan hadas besar akibat haid, nifas, wiladah (melahirkan), alias janabah lantaran hubungan suami istri maupun keluarnya mani. Dalam kondisi tersebut, seseorang wajib mandi junub sebelum kembali beribadah.


Kesalahan saat mandi wajib

Berikut beberapa kesalahan saat mandi wajib nan sering dilakukan dan perlu dihindari agar ibadah ini sah.

1. Tidak membaca niat

Niat menjadi syarat utama sahnya setiap ibadah, termasuk mandi wajib. Tanpa niat, mandi nan dilakukan hanya dianggap sebagai mandi biasa. Rasulullah saw bersabda:

"Sesungguhnya setiap kebaikan perbuatan tergantung pada niatnya, dan setiap orang bakal mendapatkan sesuai dengan apa nan diniatkannya." (HR Bukhari dan Muslim).

Oleh karena itu, niat menjadi pembeda utama antara mandi biasa dan mandi agar dapat kembali beribadah. Tanpa referensi niat nan benar, mandi junub nan Anda lakukan bakal dianggap tidak sah.


2. Najis belum lenyap sepenuhnya

Sebelum memulai mandi wajib, tubuh kudu betul-betul bersih dari najis. Jika tetap ada kotoran alias najis nan menempel, mandi wajib menjadi tidak sah lantaran penyucian belum sempurna.


3. Tidak meratakan air ke seluruh tubuh

Air kudu mengalir dan merata ke seluruh tubuh, dari ujung kepala hingga kaki. Apabila ada bagian tubuh nan tidak terkena air, seperti lipatan kulit alias bagian tersembunyi, maka mandi wajib tidak sah.


4. Air tidak sampai ke kulit dalam alias pangkal rambut

Air kudu betul-betul menyentuh bagian dalam kulit dan pangkal rambut. Untuk memastikan perihal ini, disunnahkan menggosok tubuh dengan tangan agar air bisa menjangkau seluruh bagian.


5. Menggunakan air nan tidak suci

Air nan digunakan untuk mandi wajib kudu air mutlak, ialah air nan suci dan menyucikan. Jika air tersebut tercampur najis alias unsur lain nan mengubah kesuciannya, maka mandi wajib tidak sah.

Dengan memahami kesalahan saat mandi wajib di atas, umat Muslim diharapkan lebih berhati-hati dalam melaksanakan thaharah agar ibadah nan dilakukan diterima oleh Allah Swt.

Sebab kesempurnaan mandi wajib bukan hanya pada membasuh tubuh, tetapi juga pada niat dan kesucian nan menyertainya.

(avd/fef)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru