slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Ketum Posyandu Tekankan Implementasi 6 Spm Di Hari Posyandu Nasional

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum (Ketum) Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sekaligus Ketum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian, menghadiri Peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 di Gampong Geudeumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (29/4).

Tema peringatan tahun ini mengangkat 'Transformasi Posyandu Enam SPM: Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat'. Pendekatan ini diarahkan agar jasa pemerintah datang lebih dekat dan terjangkau bagi warga.

Pada kesempatan tersebut, Tri memberikan pengarahan strategis mengenai transformasi peran posyandu sebagai garda terdepan pelayanan publik di tingkat desa. Ia menekankan bahwa posyandu sekarang tidak lagi hanya konsentrasi pada rumor kesehatan, melainkan mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelayanan masyarakat itu minimal ada enam nan diberikan kepada masyarakat, ialah kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan-permukiman, kemudian, Trantibumlinmas, kemudian sosial. Nah, ini pelayanan nan kudu diberikan minimal enam," uajrnya dalam keterangan tertulis, Jumat (1/5).

Konsep baru ini menempatkan posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa nan mempunyai peran sangat strategis. Karena keberadaannya menjangkau hingga pelosok, posyandu dianggap bisa memberikan pelayanan langsung berasas info nama dan alamat penduduk nan akurat.

Payung hukumnya adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, nan mendorong transformasi Posyandu menjadi pusat pelayanan terpadu di tingkat desa. Konsepnya, kata Tri, mirip dengan Mal Pelayanan Publik nan selama ini hanya ada di level kabupaten alias provinsi.

"Kalau di kabupaten, di provinsi, pernah memandang ada Mal Pelayanan Publik, nyaris sama seperti itu [konsepnya]. Jadi, satu tempat nan melayani beberapa pelayanan kepada masyarakat. Namun, di tingkat desa, kecamatan, pos pelayanan itu adalah disebutkan di dalam kapabilitas nan namanya Posyandu," jelas dia.

Dengan konsep ini, masyarakat tidak perlu berpindah-pindah tempat untuk mengakses beragam jasa dasar. Semuanya bisa dijangkau dalam satu titik di desa masing-masing.

Tri juga mendorong seluruh pemerintah wilayah di Aceh untuk segera mendaftarkan Posyandu mereka sebagai Posyandu enam SPM. Registrasi ini krusial lantaran menjadi syarat legalitas untuk mengakses beragam program support dari pusat.

"Untuk Posyandu enam SPM ini, di Permendagri Nomor 13 [Tahun] 2024 itu, sasaran untuk sampai [tahun] 2029 ini adalah meregistrasi Posyandu-Posyandu nan ada di bawah pemerintahan desa, kecamatan, untuk meregistrasi, mendaftarkan Posyandu-nya kepada Kemendagri," tandasnya.

Ia pun secara unik mengapresiasi Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara nan dinilai aktif mendorong penerapan program ini di lapangan.

Sebagai informasi, pada kesempatan nan sama Tri menyerahkan sejumlah support secara simbolis kepada warga. Bantuan tersebut mencakup satu unit sumur bor, satu kompor tungku, hingga santunan BPJS untuk dua mahir waris.

Di samping itu juga disalurkan sembako untuk 335 kepala keluarga, perlengkapan ibadah dan dapur untuk 335 kepala keluarga, ember dan gayung untuk 137 kepala keluarga, perlengkapan sekolah bagi 156 siswa SD, busana sebanyak 4.775 pangkas untuk 335 kepala keluarga, serta paket makanan ringan untuk 100 anak.

Usai penyerahan bantuan, Tri meninjau enam stan nan mewakili masing-masing jasa SPM. Ia mengunjungi mobil perpustakaan keliling untuk bagian pendidikan, jasa cek kesehatan cuma-cuma dengan master ahli untuk bagian kesehatan, serta stan prasarana dasar untuk bagian pekerjaan umum.

Peninjauan dilanjutkan ke stan perumahan rakyat dan area permukiman, stan pengaduan Trantibumlinmas, hingga stan pelayanan sosial bagi lansia. Sebelum memberikan sambutan, Tri juga sempat mengunjungi Posyandu Intan Permata Gampong Geudeumbak, meletakkan batu pertama pembangunan akomodasi MCK umum support Tim Pembina Posyandu Pusat, dan meninjau pasar murah di letak acara.

Acara ini turut dihadiri Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Aceh Marlina Muzakir, Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Aceh Mukarramah Fadhlullah, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Aceh Utara Musliana Ismail, Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil, Bupati Aceh Jaya Safwandi, Wali Kota Sabang Zulkifli A. Adam, Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Aceh, serta para pengurus TP PKK Pusat dan pengurus Tim Pembina Posyandu Pusat.

(rir)

Add as a preferred
source on Google

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru