Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa menjelaskan argumen gol Dewa United U-20 ke gawang Bhayangkara FC U-20 di Elite Pro Academy (EPA) tidak offiside dan tetap sah.
Gol tersebut ditengarai jadi akar masalah dari kericuhan nan diwarnai tindakan sadis berupa pukulan hingga tendangan kung fu. Sebab, proses gol jadi perbincangan lantaran berbau offside.
Namun Ogawa menjelaskan dengan rinci argumen gol tersebut tetap sah. Ia menegaskan bola tidak tersentuh oleh pemain nan berada dalam posisi offside meski arah lari nan berkepentingan menuju ke bola tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi ini jelas tidak offside lantaran pemain Dewa United U-20 nan dinilai offside itu hanya mengikuti bola dan pada akhirnya tidak menyentuhnya. Hingga pada akhirnya bola diambil oleh pemain Dewa United lain nan sukses mencetak gol," kata Ogawa di Jakarta, Kamis (23/4).
Berdasarkan Law of the Game nan disusun IFAB, pada Pasal 11 Ayat 2 dijelaskan bahwa pelanggaran offside bisa diterapkan jika bola tersentuh oleh pemain nan berada dalam situasi offside. Atau meski tak menyentuh bola, pemain nan sudah lebih dulu offside menghalangi lawan.
Dalam perihal ini, pemain Dewa United U-20 nan offside sama sekali tidak menyentuh bola dan mengganggu pemain Bhayangkara FC U-20.
"Lain perihal ketika pada kejadian tersebut pemain Dewa United nan dinilai offside ini melakukan gangguan alias mengintervensi pemain lawan. Jika seperti itu, maka jelas offside," ujar Ogawa.
"Kenyataannya, di situasi ini pemain nan offside mengejar bola tanpa ada pemain Bhayangkara FC U-20 nan mendekat sebelum bola diambil alih oleh pemain Dewa United U-20 nan lain untuk mencetak gol."
Lebih lanjut, Ogawa mengapresiasi keputusan wasit dalam mengambil sikap terlepas dari situasi akhir pertandingan nan melangkah ricuh. Menurutnya, wasit tersebut memahami izin pertandingan secara utuh dan kontekstual.
"Kami sering memberikan dia kesempatan untuk bekerja di pertandingan EPA. Dia salah satu wasit nan belum punya kesempatan memimpin pertandingan [divisi] Championship."
"Karena kejadian alias keputusan wasit di pertandingan ini, kami bisa mengidentifikasi bahwa dia bisa memimpin laga di tingkat selanjutnya lantaran pemahaman mengenai sepak bola nan bagus," tukas Ogawa.
[Gambas:Video CNN]
(ikw/nva)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·