slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Konser Day6 Kacau, Dpr Desak Pemerintah Evaluasi Izin Promotor

Sedang Trending 8 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota DPR mendesak pemerintah untuk melakukan pertimbangan menyeluruh terhadap promotor bermasalah, setelah konser DAY6 di Jakarta diwarnai kekacauan dan protes dari penggemar.

Konser DAY6 di Jakarta nan digelar di Stadion Madya Gelora Bung Karno pada 3 Mei 2025 diwarnai tindakan protes hingga viral beragam unggahan kekacauan penyelenggaraan aktivitas musik nan digelar oleh Mecima Pro itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, mengatakan promotor lokal nan menyebabkan konser bermasalah perlu dievaluasi pemerintah melalui Kementerian Pariwisata hingga Kementerian Ekonomi Kreatif.

"Pertama adalah lakukan pertimbangan menyeluruh. Kami minta Kemenpar dan Kementerian Ekonomi Kreatif untuk melakukan pertimbangan terhadap promotor nan terlibat dalam konser bermasalah." ujar Lamhot kepada CNNIndonesia.com, Senin (5/5).

"Ini krusial agar kasus-kasus serupa tidak terulang. Karena kami sering kali mendengar banyak kasus serupa terjadi," lanjutnya.

Komisi VII DPR RI nan lingkup tugasnya menaungi ekonomi imajinatif dan pariwisata itu juga mendorong pemerintah untuk meninjau izin operasional dan keahlian promotor dalam menggelar pagelaran agar ada perbaikan konkret di industri pertunjukan.

"Perlu juga pemerintah untuk meninjau izin operasional dan keahlian promotor dalam menyelenggarakan acara," ujar Lamhot.

"Jika ditemukan pelanggaran, Komisi VII DPR tentu dapat merekomendasikan pencabutan izin alias pemberian hukuman sesuai dengan peraturan nan berlaku," sambungnya.

Lamhot mengetahui soal kekisruhan konser DAY6 di Jakarta pada 3 Mei 2025 tersebut. Namun dia mengatakan pihaknya tetap mengkaji masalah tersebut secara internal. Ia terbuka untuk memanggil promotor dan pihak mengenai dalam waktu dekat jika dirasa krusial untuk perbaikan industri.

"Terkait rencana Komisi VII DPR untuk memanggil asosiasi dan promotor terkait, tentunya kami bakal membahas dan mengkaji masalah ini lebih dulu di internal," ujar Lamhot.

"Namun, jika dirasa ini krusial bagi perbaikan industri intermezo di Tanah Air, maka bisa bisa saja dalam waktu dekat ini untuk memanggil pihak-pihak terkait," lanjutnya.

Lamhot juga mendorong pemerintah melakukan penyusunan kebijakan untuk mendukung perkembangan industri pagelaran di Indonesia. Beberapa di antaranya ialah izin nan jelas mengenai izin penyelenggaraan konser, transparansi informasi, dan sistem pengawasan nan efektif.

Bahkan, Lamhot juga menyarankan pengadaan sertifikasi untuk promotor jika diperlukan. Program sertifikasi ini krusial untuk menjamin kompetensi promotor nan beraksi di Indonesia. Gagasan ini juga pernah diutarakan Sandiaga Uno selaku Menparekraf pada November 2023.

[Gambas:Video CNN]

"Jika dirasa perlu, diberlakukan sertifikasi untuk memastikan bahwa promotor mempunyai kompetensi dalam menyelenggarakan aktivitas nan kondusif dan berkualitas. Jadi, biar tidak asal-asalan," ujar Lamhot.

"Hanya merasa punya modal terus coba-coba bikin konser, padahal tidak punya keahlian manajerial dalam penyelenggaraannya. Ini ancaman dan bakal sangat merugikan banyak orang," sambungnya.

Protes terhadap gelaran konser DAY6 ramai disorot setelah kuartet besutan JYP Entertainment tersebut tampil pada akhir pekan. Kritik dari MyDay Indonesia tersebut sejatinya tidak ditujukan kepada DAY6, tetapi justru kepada promotor Mecima Pro nan menggelar konser.

Kritikan apalagi sudah datang sejak lima bulan nan lalu, ketika konser DAY6 nan semula dijanjikan digelar di Jakarta International Stadium (JIS) kemudian dipindah ke Stadion Madya Gelora Bung Karno.

Kritikan terus berdatangan seiring dengan persoalan nan bermunculan, mulai dari venue nan terbuka sehingga rawan bakal gangguan cuaca, opsi pengajuan pengembalian biaya pembelian tiket nan tak beres, hingga pembatalan dari jasa penjualan dari tiket.com jelang konser digelar.

Sebagian dari penggemar kemudian berkumpul di sekitaran venue pada Sabtu (3/5) dan menggelar tindakan protes kepada promotor mengenai kebijakan penyelenggaraan konser DAY6. Aksi tersebut terus bersambung hingga malam saat konser digelar.

Hujan lebat disertai angin kencang nan terjadi pada Sabtu (3/5) menambah keruwetan konser DAY6 di Jakarta. Berbagai kekacauan tersebut pun viral di media sosial hingga trending topic dan agensi nan menaungi DAY6, JYP Entertainment, meminta maaf.

Sementara itu, Mecima Pro selaku promotor konser DAY6 di Jakarta pada 3 Mei 2025 tidak menjawab pertanyaan CNNIndonesia.com mengenai klaim tiket.com dan keluhan dari para penonton.

CNNIndonesia.com juga sudah menghubungi perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ketua Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI), Dino Hamid, mengenai keriuhan konser DAY6 di Jakarta, tapi belum mendapatkan respons.

(end)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru