CNN Indonesia
Senin, 08 Des 2025 18:21 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menargetkan 1.000 kamera tilang elektronik alias electronic traffic law enforcement (ETLE) terpasang di wilayah norma Polda Metro Jaya pada 2026.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan saat ini baru ada 127 kamera ETLE di wilayah Jakarta dan sekitarnya serta delapan kamera ETLE mobile.
"Berkaitan dengan kehadiran saya disini, saya memastikan bahwa Polda Metro ETLE sudah bagus, tetapi bakal kita up lagi bakal kita tambah lagi sasaran saya sudah obrolan dengan KSP ini perwakilan dari Kepresidenan, jika bisa Polda Metro di 2026 ada 1.000 kamera ETLE," kata Agus saat meninjau ruang pemantauan kamera ETLE di Gedung NTMC Polda Metro Jaya, Senin (8/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disampaikan Agus, penambahan kamera ETLE ini sejalan perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo soal digitalisasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan sistem tilang elektronik ini diharapkan proses penilangan terhadap pelanggar lampau lintas bakal semakin transparan dan menghindari terjadinya tindakan pungutan liar (pungli).
"Jadi tidak ada persentuhan antara petugas tidak ada persentuhan antara masyarakat dan petugas sehingga ini betul-betul transparan," ucap dia.
Selain itu, kata Agus, ke depan pihaknya juga bakal melakukan pengadaan kamera CCTV nan terintegrasi ETLE. Sejauh ini, jumlah CCTV nan terintegrasi ETLE sebanyak 627 unit.
"Jadi CCTV nan 4.500 sekian kelak bakal kita verifikasi setelah kita verifikasi kita bakal tentukan CCTV tersebut bisa terintegrasi dengan ETLE. Tapi sebaranya kelak bakal kita lihat sehingga 127 ETLE mungkin ditambah 500 sudah nyaris sekitar 627 kelak bakal kita tambah lagi," tutur dia.
Agus menyebut penindakan dengan tilang manual tidak serta dihilangkan. Namun, tilang elektronik lebih diutamakan dalam menindak para pelanggar.
"Ini kebijakan saya sebagai Kakorlantas, 95 persen Polantas bakal melakukan pendekatan norma dengan ETLE. 5 persen itu tilang, jadi tilang itu juga krusial lantaran tilang itu tetap ada apa berkomunikasi alias berjumpa dengan pelanggar maka dari itu porsinya saya perkecil, agar dengan ETLE ini tidak ada lagi transaksional," pungkasnya.
(dis/fea)
[Gambas:Video CNN]
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·