slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Kpk: Kebijakan Bermasalah Dan Bencana Alam Imbas Perilaku Koruptif

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

CNN Indonesia

Selasa, 09 Des 2025 10:00 WIB

KPK mengungkapkan perilaku koruptif berkontribusi pada musibah alam dan kebijakan bermasalah. KPK ungkap kebijakan koruptif lahirkan musibah alam. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan kebijakan bermasalah hingga bencana alam muncul akibat perilaku koruptif.

Demikian disampaikan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto dalam aktivitas Bincang Asik Bangun Integritas (Bisik) Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) nan digelar Direktorat Jejaring Pendidikan KPK di Universitas Janabadra Yogyakarta.

"Perilaku koruptif dampaknya sangat dahsyat. Banyak musibah alam dan persoalan kebijakan nan kita hadapi hari ini tidak lepas dari perilaku koruptif di belakangnya," ujar Fitroh, Senin (8/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, kondisi itu nan membikin KPK merasa krusial untuk melakukan intervensi di sektor pendidikan antikorupsi sebagai tembok perubahan perilaku.

"Penindakan hanya satu bagian lantaran itu ada nan namanya trisula: pendidikan, pencegahan, penindakan," tegas dia.

Pimpinan KPK berlatar belakang jaksa ini memastikan lembaga antirasuah bakal terus memperkuat kerjasama untuk mendorong sistem pendidikan antikorupsi nan efektif.

Termasuk lewat penguatan kurikulum, peningkatan kapabilitas dosen, dan ekspansi jejaring akademik.

Penguatan itu dipandang krusial lantaran penyelenggaraan pendidikan antikorupsi, khususnya di wilayah kampus, belum seragam dan merata serta belum ada parameter baku penilaian. Temuan ini didapat dari hasil pertimbangan awal.

"Kami mau masyarakat memandang bahwa KPK tidak hanya menangkap orang, tetapi juga mengampanyekan akibat korupsi dan memperkuat sistem pendidikan antikorupsi," pungkasnya.

Agenda Bisik Batas menghadirkan sejumlah narasumber dari beragam perguruan tinggi, seperti Prof Dr Sumaryati dari Universitas Ahmad Dahlan; Dr Arqom Kuswanjono dari Asosiasi Kelembagaan dan Dosen Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Indonesia. Hadir juga Direktur Jejaring Pendidikan KPK Dian Novianthi.

(ryn/dal)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru