CNN Indonesia
Kamis, 26 Feb 2026 03:30 WIB
KPop Demon Hunters dan Frankenstein Guillermo del Toro resmi ditambahkan ke Criterion Collection jelang kejuaraan di Piala Oscar. (Sony Pictures Animation/Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --
KPop Demon Hunters dan Frankenstein Guillermo del Toro resmi ditambahkan ke Criterion Collection. Masuk ke Criterion adalah corak pengesahan movie mempunyai nilai budaya, sejarah, alias estetika nan permanen.
Hal itu setara dengan "stempel persetujuan" bahwa movie tersebut bukan sekadar intermezo komersial sesaat, melainkan bagian dari sejarah seni manusia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Variety pada Senin (23/2) memberitakan perihal itu mengukuhkan posisi kedua movie tersebut sebagai karya paling dipuji sekaligus paling banyak ditonton sepanjang 2025, di tengah persaingan ketat menuju panggung Academy Awards 2026.
Frankenstein menjadi sorotan utama setelah mengantongi sembilan nominasi Oscar, termasuk kategori movie terbaik dan tokoh pendukung terbaik bagi Jacob Elordi nan memerankan sang monster.
Proyek itu merupakan buah ketekunan Guillermo del Toro selama puluhan tahun dalam mengadaptasi novel Mary Shelley nan sempat beberapa kali tertunda.
[Gambas:Video CNN]
Hasilnya menuai pujian kritikus nan dinilai sebagai karya visual nan berani dengan kreasi set megah dan sinematografi memukau, di mana sang monster justru digambarkan lebih humanis dibandingkan manusianya.
Sisi lain dari kesuksesan ini diwakili KPop Demon Hunters nan sempat menjadi kejadian viral sejak perilisannya pada Juni 2025 hingga dinobatkan sebagai movie terpopuler sepanjang masa di jasa streaming tersebut.
Disutradarai Maggie Kang dan Chris Appelhans di bawah bendera Sony Pictures Animation, movie ini telah memenangkan Golden Globe dan Critics' Choice Awards.
Bahkan, lagu temanya nan berjudul Golden mencetak sejarah sebagai lagu K-Pop pertama nan meraih Grammy, serta sekarang dijagokan untuk memenangkan kategori lagu orisinal terbaik di Oscar mendatang.
Masuknya kedua titel ini menambah panjang daftar kerjasama Netflix dengan Criterion Collection setelah menghadirkan judul-judul berkelas, seperti Roma, The Irishman, hingga Guillermo del Toro's Pinocchio.
Criterion Collection nan dikenal dengan standar teknis tertinggi dan konten suplemen eksklusifnya juga mengumumkan penambahan favorit musim penghargaan 2025 lainnya.
Judul-judul, seperti Sentimental Value dari Joachim Trier, It Was Just an Accident karya Jafar Panahi, serta The Secret Agent milik Kleber Mendonça Filho dipastikan turut berasosiasi dalam barisan koleksi bergengsi tersebut.
Criterion Collection merupakan lembaga kurasi movie nan sering dijuluki sebagai perpustakaan mahakarya sinema bumi sejak didirikan pada 1984.
Bagi seorang sineas, terpilihnya sebuah movie ke dalam katalog ini bukan sekadar urusan pengedaran fisik, melainkan corak kanonisasi nan mengukuhkan karya tersebut sebagai bagian dari sejarah seni manusia.
Alasan utama pengakuan ini dianggap begitu krusial adalah lantaran Criterion menerapkan standar restorasi teknis nan sangat ketat, mereka sering kali memulihkan kualitas visual dan audio movie dari seluloid original ke format digital terbaik agar tetap lestari bagi generasi mendatang.
(chri)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·