slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Kronologi Truk Tni Ad Angkut Amunisi Terbakar Di Tol Gempol-pandaan

Sedang Trending 8 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Truk Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) nan bermuatan amunisi terbakar di Tol Gempol-Pandaan KM 774, Jawa Timur, Senin (5/5) malam.

Satu prajurit nan berupaya menyelamatkan diri meninggal bumi dalam peristiwa itu. Sementara satu lagi nan juga berupaya menyelamatkan diri mengalami luka-luka.

Lihat Juga :

Pergeseran pasukan dari Papua

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen Wahyu Yudhayana menjelaskan awalnya terjadi pergeseran pasukan nan dilaksanakan oleh Yonif 509/BY Divif 2 Kostrad. Pasukan ini baru saja kembali dari penugasan di Papua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setibanya di Surabaya melalui jalur laut dan bersandar di pelabuhan, pasukan melanjutkan perjalanan darat menuju pedoman alias home base di Jember, Jawa Timur.

"Sebelum diberangkatkan, seluruh kendaraan dan perlengkapan telah melalui prosedur pemeriksaan ketat oleh tim teknis dari Detasemen Peralatan dan Detasemen Polisi Militer sesuai SOP [Standar Operasi Prosedur] nan berlaku," kata Wahyu saat dihubungi, Selasa (6/5).

Perjalanan dibagi dalam beberapa gelombang. Gelombang pertama melangkah kondusif tanpa kendala. Pada gelombang kedua, kendaraan nan diberangkatkan adalah nan membawa perlengkapan dan munisi.

Percikan api di atas truk

Wahyu menjelaskan peristiwa kecelakaan lampau lintas bermulai di ruas Tol Gempol-Pandaan Km 774 pada pukul 21.38 WIB. Saat itu, katanya, saat salah satu truk bermuatan amunisi dalam iring-iringan mulai mengeluarkan percikan api di bagian atasnya.

"Sopir truk di belakangnya memandang percikan itu dan segera memberi tahu pengemudi truk nan bersangkutan," kata Wahyu.

Truk tersebut kemudian berakhir di sisi jalan untuk dilakukan pengecekan dan penanganan sementara.

Saat proses pengecekan itu, muncul letupan mini nan kemudian merembet dan membesar.

Wahyu menjelaskan lantaran memandang situasi tidak aman, dua personel nan berada di belakang truk dan sedang mengecek truk, langsung melompat mengamankan diri ke tepi jalan tol nan medannya berupa jurang.

"Sementara personel lainnya dari truk di belakang bergerak cepat, ada nan menghubungi pemadam kebakaran, dan sebagian lagi segera mengatur lampau lintas agar tidak membahayakan pengguna jalan lainnya," ujarnya.

Adapun mengenai percikan nan memicu kecelakaan lampau lintas tunggal itu sekarang sedang diinvestigasi TNI AD.

"Penyebab percikan awal tetap dalam proses investigasi oleh tim teknis TNI AD," ujar Wahyu.

Korban

Wahyu mengatakan setelah api di truk sukses dipadamkan dan situasi dinyatakan aman, dilakukan pengecekan lebih lanjut. Kemudian  ditemukan dua personel nan sebelumnya melompat ke jurang.

Satu orang mengalami luka atas nama Serma Leonardus Dhino Adi Setiawan dan langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Shabara.

Sedangkan satu orang lainnya, atas nama Serka Untung Avisilia, dinyatakan meninggal dunia.

Wahyu mengatakan TNI AD memberi perhatian penuh terhadap korban. Ia menyebut Serka Untung Avisilia adalah prajurit nan mempunyai dedikasi tinggi.

"Kami sangat bersungkawa dan bertanggung jawab atas seluruh hak-haknya sebagai prajurit, rencananya almarhum bakal dimakamkan di kampung halamannya di Nganjuk, Jawa Timur," katanya.

(yoa/kid)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru