Jakarta, CNN Indonesia --
Drama terjadi saat Arsenal bermain seri 1-1 melawan Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Liga Champions di Riyadh Air Metropolitano, Kamis (30/4) awal hari WIB.
Drama ini terjadi saat wasit menganulir bingkisan penalti untuk Arsenal pada menit ke-78. Sang pengadil asal Belanda, Danny Mukkelle mengubah keputusannya setelah melakukan pengecekan lewat Video Assistant Referee (VAR).
Arsenal unggul lebih dulu di laga ini melalui tendangan penalti Viktor Gyokeres pada menit ke-44. Los Colchoneros, julukan Atletico, membalas juga melalui penalti Julian Alvarez nan membikin skor seri 1-1 pada menit ke-56.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada menit ke-78, The Gunners membangun serangan dari sisi kanan. Winger Bukayo Saka memberikan operan pendek kepada pemain pengganti, Eberechi Eze nan berada di kotak penalti.
Eze sukses menyentuh bola lebih dulu mengungguli bek Atletico, David Hancko. Sentuhan kaki nan minimal lampau terjadi antara kedua pemain lampau Eze jatuh di kotak penalti.
Sang pengadil dengan sigap mengarahkan tangannya ke titik penalti Atletico usai tumbukan nan terjadi. Setelah itu, Mukkelle diminta memastikan kejadian itu melalui layar monitor VAR.
Keputusan Mukkelle lampau berubah setelah melakukan pengecekan ini. Penalti dianulir dan keputusan sang wasit diprotes oleh Arsenal.
Hal ini lantaran ada sentuhan minimalis nan dilakukan oleh Hancko saat coba mengadang pergerakan Eze di kotak penalti Los Colchoneros.
Keputusan wasit membatalkan bingkisan penalti membikin skor tetap seri 1-1. Skor pertandingan ini memperkuat hingga berakhirnya laga Atletico vs Arsenal.
[Gambas:Video CNN]
(jal/jun)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·