slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Mana Yang Benar, Di Rumah Atau Dirumah? Ini Penjelasan Sesuai Kaidah

Sedang Trending 10 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Penulisan bahasa Indonesia nan baik dan betul kerap kali terabaikan, misalnya saja pada patokan penulisan kata depan "di-". Tahukah kamu, manakah penulisan nan benar, di rumah alias dirumah?

Meski tampak sepele, pemakaian nan tepat sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sangat penting, terutama dalam komunikasi tulis nan umum seperti arsip resmi, artikel, hingga tulisan akademik. Lantas, mana nan betul secara tata bahasa: di rumah alias dirumah?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan norma bahasa Indonesia dan merujuk pada KBBI, penulisan nan betul adalah "di rumah". Kata "di" dan "rumah" ditulis secara terpisah. Kata "di" dalam frasa ini berfaedah sebagai kata depan (preposisi) nan menunjukkan tempat alias lokasi, bukan imbuhan.

Dalam patokan baku penulisan bahasa Indonesia, kata depan seperti di, ke, dan dari selalu ditulis terpisah dari kata nan mengikutinya jika kata tersebut menunjukkan tempat.

Contoh penggunaan kata depan:

  • di pasar
  • di kantor
  • di Jakarta
  • di desa
  • di sekolah


Sebaliknya, penulisan "dirumah" nan disambung dianggap salah jika digunakan dalam konteks tempat lantaran seolah-olah "di" menjadi awalan (prefiks) kata, seperti dalam kata dilihat, dipakai, alias ditulis, nan merupakan corak verba pasif.


Mengapa penulisan ini sering salah?

Kesalahan penulisan seperti dirumah lazim ditemui terutama dalam komunikasi digital, seperti pesan teks, media sosial, alias obrolan daring.

Kebiasaan menyingkat alias mengetik sigap tanpa memperhatikan tata bahasa membikin orang tidak menyadari bahwa nan betul adalah "di rumah", bukan "dirumah".

Selain itu, banyak pengguna bahasa Indonesia nan mengira bahwa selama kata tersebut mudah dipahami, maka tidak ada masalah. Padahal, dalam konteks umum dan edukatif, penulisan sesuai norma KBBI tetap wajib dipatuhi.


Contoh penggunaan "di rumah" dalam kalimat

Berikut beberapa contoh kalimat nan menggunakan penulisan nan benar.

  1. Saya sedang belajar di rumah. Menunjukkan bahwa letak aktivitas belajar adalah rumah.
  2. Anak-anak bermain di rumah neneknya. Menjelaskan tempat bermain anak-anak.
  3. Kami bakal mengadakan aktivitas family di rumah besok malam. Menunjukkan letak acara.
  4. Ayah bekerja dari rumah sejak pandemi. Mengindikasikan tempat kerja adalah rumah.

Kapan penulisan "di" boleh disambung?

Penulisan "di" boleh disambung dengan kata lain jika fungsinya sebagai imbuhan alias awalan kata kerja pasif. Misalnya:

  • Diberikan (kata kerja pasif dari kata dasar "beri")
  • Ditulis (kata kerja pasif dari kata dasar "tulis")
  • Dibaca (kata kerja pasif dari kata dasar "baca")


Contoh penggunaan:

  • Buku itu dibaca oleh Sinta.
  • Surat itu ditulis oleh kepala sekolah.
  • Hadiah sudah diberikan kepada pemenang.

Jadi, jika kata "di" menunjukkan tempat, maka penulisannya kudu dipisah. Jika berfaedah sebagai awalan kata kerja pasif, maka ditulis serangkai.


Mengapa kudu mengikuti kaidah?

Menulis dengan tata bahasa nan benar, termasuk memisahkan "di" sebagai kata depan, mencerminkan profesionalisme dan kecermatan dalam berbahasa.

Apalagi bagi penulis, pelajar, dosen, guru, alias pekerja profesional, penggunaan bahasa sesuai norma menunjukkan keahlian berkata nan baik dan menghargai kekayaan bahasa Indonesia.

Selain itu, dalam ujian bahasa alias seleksi manajemen seperti CPNS, kesalahan mini dalam tata bahasa bisa berakibat pada penilaian. Oleh lantaran itu, kebiasaan menulis dengan tepat krusial dibangun sejak dini.

Maka, penulisan nan betul menurut KBBI adalah "di rumah" bukan "dirumah." Kata "di" tersebut berfaedah sebagai kata depan nan menunjukkan tempat, lantaran itu kudu ditulis terpisah dari kata berikutnya.

Dengan demikian, jawaban dari pertanyaan mana nan betul penulisannya "dirumah" alias "di rumah", adalah nan ditulis pisah. Dengan memahami dan membiasakan penggunaan nan tepat, kita turut menjaga ketepatan berkata Indonesia.

(asp/fef)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru