Jakarta, CNN Indonesia --
Pembalap Ducati, Marc Marquez, mengaku tidak terkejut dengan kekuasaan Aprilia pada awal MotoGP 2026.
Aprilia tampil mengesankan dalam tiga balapan awal MotoGP pada musim ini. Dengan Marco Bezzecchi tampil brilian usai memenangkan tiga balapan.
Dengan hasil tersebut Bezzecchi sekarang memuncaki klasemen MotoGP 2026. Sementara rekan setimnya, Jorge Martin, di posisi kedua dengan dua kali di podium dua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil Aprilia itu berbanding jauh dengan Ducati. Marc Marquez nan di posisi kelima jadi pembalap pabrikan Ducati dengan ranking terbaik, sedangkan Francesco Bagnaia di posisi kesembilan.
Fabio Di Giannantonio dari tim Pertamina Enduro VR46 nan notabenenya tim satelit jadi pembalap dengan motor Ducati dengan ranking terbaik di posisi keempat.
Marquez tidak merasa kekuasaan Aprilia itu sebagai kejutan. Karena kenyataannya menurut Marquez, Aprilia cukup bagus sejak musim lalu, ditambah dengan hasil pramusim nan meyakinkan.
"Kejutan terbesar? Maksud saya, bagi saya itu bukanlah kejutan sama sekali," kata Marc Marquez kepada MotoGP.com dikutip dari Crash.
"Sudah di bagian akhir musim lampau dan pramusim kami memahami bahwa, misalnya, Marco sangat cepat, dan Aprilia juga cepat, dan terus meningkat," ucap Marquez menambahkan.
Selain Marquez, Luca Marini dari Honda juga tidak heran jika pabrikan Noale, Italia, itu menempati puncak klasemen MotoGP.
"Kurang lebih semuanya melangkah sama seperti uji coba pramusim. Kami memandang semua pabrikan meningkat pesat, terutama Aprilia," ucap Marini.
"Kami [Honda] betul-betul konsentrasi pada rencana kami dan mencoba memahami di bagian awal musim ini berapa banyak pembaruan nan dapat kami lakukan, dan kemudian kami bakal memandang potensi kami sepanjang musim," kata Marini melanjutkan.
[Gambas:Video CNN]
(sry/nva)
Add
as a preferred source on Google
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·