Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi kembali menetapkan patokan baru mengenai publikasi visa umrah untuk seluruh jemaah muslim dari beragam bagian dunia.
Bagi calon jemaah nan tengah merencanakan perjalanan ibadah, krusial mengetahui dan memahami berapa lama masa bertindak visa umrah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah menetapkan patokan terbaru nan mengatur jenis serta lama masa bertindak visa umrah untuk seluruh penduduk negara asing, nan mau beragama ke Mekkah dan Madinah.
Masa bertindak visa umrah
Visa umrah adalah izin masuk resmi nan diterbitkan oleh Pemerintah Arab Saudi bagi penduduk asing nan mau melaksanakan ibadah umrah.
Menurut ketentuan terbaru dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, visa umrah bertindak selama 90 hari (3 bulan).
Selama masa bertindak visa ini, jemaah diperbolehkan berada di Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah, tetapi tidak boleh menggunakan visa umrah untuk bekerja, berdagang, alias melakukan aktivitas lain nan tidak berangkaian dengan ibadah.
Perlu diperhatikan bahwa masa bertindak visa dihitung sejak tanggal publikasi di Indonesia, bukan sejak jemaah tiba di Arab Saudi.
Selain itu, visa umrah tidak dapat diperpanjang sehingga jemaah wajib meninggalkan wilayah Arab Saudi sebelum masa bertindak visa lenyap agar tidak terkena hukuman imigrasi.
Perubahan masa bertindak visa umrah
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sempat melakukan penyesuaian masa bertindak visa. Berdasarkan pembaruan kebijakan, masa bertindak visa masuk untuk umrah sekarang hanya satu bulan sejak diterbitkan.
Namun setelah jemaah tiba di Arab Saudi, mereka tetap dapat tinggal hingga tiga bulan untuk melaksanakan ibadah dan aktivitas terkait.
Kementerian menjelaskan bahwa lama ini dibagi dua, ialah masa bertindak sebelum keberangkatan 30 hari sejak penerbitan, dan masa izin tinggal di Arab Saudi 90 hari sejak kedatangan.
Kebijakan ini diterapkan untuk mengatur arus kehadiran jemaah, mengantisipasi lonjakan pengunjung, serta menjaga kenyamanan dan keamanan di Mekkah dan Madinah.
Pengajuan visa melalui platform Nusuk
Untuk mempermudah proses pengajuan visa, pemerintah Arab Saudi menyediakan platform digital Nusuk Umrah nan dapat diakses melalui https://umrah.nusuk.sa.
Melalui platform ini, calon jemaah dapat mendaftar visa, memilih paket perjalanan, dan memesan akomodasi secara berdikari tanpa melalui pemasok perjalanan.
Selain itu, kebijakan baru juga memperbolehkan beragam jenis visa digunakan untuk umrah, seperti visa turis, visa transit, visa kerja, dan visa kunjungan family alias pribadi.
Langkah ini merupakan bagian dari Visi Saudi 2030 untuk mempermudah umat Islam dari seluruh bumi dalam beragama di Tanah Suci.
Dengan memahami secara menyeluruh masa bertindak visa umrah beserta ketentuan penggunaannya, calon jemaah dapat merencanakan keberangkatan dengan lebih matang.
Selain itu, dapat menghindari akibat visa kedaluwarsa, serta menjalankan ibadah umrah dengan tenang dan tertib sesuai patokan resmi pemerintah Arab Saudi.
(avd/juh)
[Gambas:Video CNN]
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·