slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Masinis Dan Petugas Stasiun Diperiksa Besok Usai Kecelakaan Maut Bekasi

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi bakal memeriksa masinis hingga petugas stasiun mengenai kasus kecelakaan maut antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pemeriksaan bakal dilakukan di Kantor PT KAI, pada Kamis (30/4) besok.

"(Pemeriksaan) dilaksanakan di instansi PT. KAI pada besok hari Kamis tanggal 30 April 2026," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan saksi nan bakal diperiksa mulai dari pihak masinis, petugas stasiun hingga polisi unik kereta api (Polsuska).

"Agenda pemeriksaan petugas (masinis, petugas stasiun, Polsuska) dari PT KAI," jelasnya.

Sementara untuk supir taksi Green SM berinisial RRP, kata dia, telah diperiksa petugas sejak Selasa (28/4) kemarin di Polres Metro Bekasi Kota.

Sebelumnya Budi menyebut pengusutan penyebab kecelakaan maut itu dilakukan pihak kepolisian berbareng dengan KAI dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"(Terkait faktor-faktor penyebab kecelakaan) sedang dalam penyidikan, berkoordinasi dengan KAI dan KNKT," jelasnya.

Ia mengatakan salah satu nan bakal didalami adalah ada tidaknya dugaan kelalaian manusia (human error) maupun gangguan sistem komunikasi dalam operasional perkeretaapian dalam peristiwa itu.

"Apakah ini mengenai human error alias ada hambatan sistem. Semua bakal ditelusuri melalui pemeriksaan saksi, peralatan bukti, dan hasil olah TKP," jelasnya.

Berdasar keterangan resmi Kementerian Perhubungan, kejadian bermulai ketika rangkaian KRL relasi Bekasi-Cikarang tertemper mobil di perlintasan sebidang JPL 85.

Akibat kejadian tersebut, rangkaian KRL kudu dievakuasi dan ditetapkan sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) dengan kode 5181 lantaran berakhir berdinas dan melangkah di luar agenda reguler.

Sebagai akibat peristiwa itu, petugas lampau memberhentikan satu rangkaian KRL lainnya dengan kode PLB 5568 nan mengarah ke Cikarang di peron Stasiun Bekasi Timur.

Namun, KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Jakarta-Surabaya tidak sempat berakhir sepenuhnya, sehingga terlibat kejadian dengan KA PLB 5568 nan sedang berhenti.

Akibat kejadian itu, sebanyak 16 penumpang KRL meninggal dunia. Sementara 90 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan medis.

(tfq/dal)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru