slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Melihat Tradisi 'nahuwe' Atau Cucu Naik Haji Negeri Sepa Di Maluku

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Ambon, CNN Indonesia --

Warga Negeri Sepa, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku menggelar tradisi memandang cucu berangkat ke Tanah Suci nan dalam budaya istiadat lokal disebut 'nahuwe'.

Jelang pemberangkatan jemaah haji 2026, salah satu tradisi memandang cucu naik haji alias 'nahuwe' digelar di rumah salah satu calon jemaah haji berjulukan Siti Aisyah Selano putri dari Ismail Selano dan Khadijah Soloto.

Kaum wanita dan laki-laki nan mempunyai garis keturunan dengan marga Selano dan Soloto lantas menggelar kumpul makanan mentah, seperti sagu, singkong, pisang dan beras.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara bagi kaum laki-laki kumpul duit alias disebut 'salawate'. Hasil bumi tersebut kemudian diarak keliling kampung sembari bersenandung dan bergoyang.

Setibanya di rumah haji, mereka disambut tarian sawat unik negeri muslim tertua di Maluku tersebut. Para tetua adat, wanita hingga anak-anak turut bersenandung dengan alunan musik sawat.

Setelahnya, hasil bumi nan diarak kemudian diserahkan ke rumah haji untuk disantap bersama.

Seorang penduduk bernama, Sihat Soloto mengatakan tradisi 'nahuwe' nan berfaedah 'pergi melihat' digelar setiap bulan haji. Warga, kata dia, nan bekerja sama mengumpulkan makanan dan dana mempunyai asal usul nan sama dari marga calon jemaah haji.

Tradisi tersebut, kata dia, digelar untuk meringankan beban ekonomi calon haji. Mereka juga mendoakan keselamatan selama mengerjakan rukun haji.

"Jadi tadi anak cucu dari marga Selano bawa makanan, begitu juga anak cucu dari marga Soloto bawa makanan," ucapnya, Kamis (30/4).

Warga Negeri Sepa, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku menggelar tradisi ‘Nahuwe’ alias pergi memandang cucu mereka berangkat ke tanah suci.Warga Negeri Sepa di Maluku Tengah menggelar tradisi 'Nahuwe' alias pergi memandang cucu mereka berangkat ke Tanah Suci. (CNN Indonesia/Said)

Ia bilang tradisi tersebut sudah menjadi tradisi turun temurun, dan hingga saat ini tetap terus dilestarikan.

"Jadi dulu orang tua-tua kita jika datang lihat cucu alias anak pergi ke haji, mereka membawa makanan dan uang, jika bahasanya disebut 'nahuwe' nan berfaedah pergi melihat,"ujarnya.

Calon haji Negeri Sepa, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah berjumlah total sebanyak lima orang. Mereka bakal menggelar tradisi salam-salaman dan saling mengampuni hingga tradisi 'kasi makan negeri' di Masjid tertua di Maluku. Yakni, Masjid Jami Silalouw, Negeri Sepa, Jumat (1/5).

Mereka bakal tergabung dengan kloter 26 dan rencana bakal masuk di pondok Haji Waiheru alias wisma Muzdalifah di Desa Waiheru, Kecamatan Teluk Ambon pada Jumat (8/5).

Calon jemaah haji Provinsi Maluku total sebanyak 587 dan terbagi dalam dua kloter ialah kloter 24 dan kloter 26.

[Gambas:Youtube]

(sai/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru