slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Membaca Langkah Prabowo Kumpulkan Elite Di Tengah Konflik Timur Tengah

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto mengundang mantan Presiden dan Wakil Presiden, ketua umum partai politik parlemen, dan mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/3). Pertemuan empat jam itu membahas bentrok di Timur Tengah nan tengah memanas.

Usai pertemuan, Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengaku telah berkomunikasi dengan Menlu Iran Abbas Aragchi.

Sugi menyampaikan dalam komunikasinya dengan Aragchi itu, dia menyatakan sikap RI nan menyatakan prinsip penghormatan terhadap kedaulatan wilayah satu negara. Selain itu, dia juga kembali menyampaikan niat Prabowo menjadi mediator dalam bentrok ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertemuan itu juga digelar di tengah adanya dorongan Indonesia untuk keluar dari Board Of Peace (BOP). Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut Indonesia tetap berada di BoP di tengah memanasnya bentrok ini. Meski begitu, Paloh menyebut Prabowo tak tertutup mengevaluasi kembali keanggotaan RI di BoP dalam kondisi ini.

Sementara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyampaikan pembahasan dalam pertemuan tersebut menekankan pentingnya kepentingan nasional di tengah konflik.

Konsolidasi legitimasi Prabowo

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Arifki Chaniago beranggapan langkah Prabowo mengumpulkan para tokoh itu sebagai konsolidasi legitimasi. Dalam rumor dunia berisiko tinggi, menurutnya, Prabowo tidak mau terlihat sebagai tokoh tunggal.

"Dengan menghadirkan para pendahulu, keputusan apapun nanti, apakah sikap tegas, netral, alias diplomasi aktif, terkesan sebagai keputusan negara, bukan keputusan pribadi. Itu memperkuat daya tahan politik jika situasi memburuk," kata Arifki saat dihubungi, Rabu (4/3).

Arifki mengatakan situasi geopolitik selalu berakibat ekonomi seperti nilai energi, tekanan fiskal, inflasi. Menurutnya, langkah Prabowo mengumpulkan tokoh memberi pesan ke pasar dan publik bahwa negara waspada dan terkonsolidasi.

"Dalam politik, persepsi stabilitas sering lebih krusial daripada stabilitas itu sendiri," ujarnya.

Dari pertemuan tersebut, dia juga menilai Prabowo mau membangun narasi Indonesia tidak pasif, tapi juga tidak gegabah.

Selain itu, langkah Prabowo membujuk tokoh-tokoh lama dinilai sebagai upaya merangkul pusat-pusat pengaruh nan tetap mempunyai resonansi politik.

Menurutnya, opini elite senior tetap membentuk arah percakapan publik. Merangkul lebih kondusif daripada membiarkan tokoh-tokoh berbincang di luar kekuasaan.

"Jadi makna politiknya adalah upaya mengubah krisis dunia menjadi momentum konsolidasi nasional. Apalagi Indonesia juga berasosiasi dalam BoP corak Trump, nan secara narasi juga mendapatkan penolakan dari beberapa kalangan," kata dia.

"Serangan nan dilakukan oleh AS dan Israel terhadap Iran tentu bakal memperuncing persepsi Indonesia nan menjadi bagian dari BoP. Dengan merangkul tokoh senior itu bakal meredam narasi negatif," imbuh dia.

Koalisi dengan elite

Direktur Trias Politika Strategis Agung Baskoro menilai langkah Prabowo sebagai bagian dari upaya untuk konsolidasi elite di tengah situasi geopolitik dunia nan tidak menentu.

"Tapi harapannya tidak sebatas itu, ada semacam langkah-langkah ataupun solusi-solusi menyikapi situasi tersebut agar kita sebagai bangsa siap dalam kondisi apapun," kata dia.

Secara personal, Agung juga menilai pertemuan itu menunjukkan relasi Prabowo dengan para elite politik berada dalam kondisi baik.

"Harapannya ini bisa menjadi modal bagi presiden untuk berkoalisi dengan masyarakat seutuhnya setelah berkoalisi dengan elit, lantaran ujung-ujungnya kan masyarakat kudu punya rasa aman, kemudian rasa nyaman," katanya.

Sementara itu, Peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro menilai langkah Prabowo sebagai corak keterbukaan sikap dalam menerima saran, masukan beragam pihak mengenai perkembangan situasi geopolitik.

"Pertemuan perbincangan tersebut juga dapat dilihat sebagai corak dari penghargaan Presiden Prabowo terhadap pemikiran-pemikiran juga pengalaman presiden-presiden terdahulu sehingga dapat diambil sebuah sikap dan kebijakan tepat dalam merespons perihal itu," katanya.

(yoa/dal)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru