Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menemui Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/3).
Usai pertemuan, Nasaruddin menyampaikan dalam pertemuan itu dia melaporkan persiapan menjelang hari raya Idul Fitri.
Khususnya malam takbiran pada 19 Maret nan bertepatan dengan Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perihal itu, Nasaruddin menyebut telah berkoordinasi dengan pemerintah wilayah seperti di Bali dalam menyikapi perihal tersebut.
Ia mengatakan masalah itu juga telah teratasi, di mana pemerintah setempat dan tokoh-tokoh di Bali menyatakan lantunan takbir tak bertentangan dengan hari Raya Nyepi.
"Ya nyepinya berjalan, tapi takbir juga melangkah cuman tidak pakai sound system dan dibatasi waktunya dari Pukul 06:00 sampai jam 09:00," ucap Nasaruddin.
Selain itu, dia menyampaikan pertemuan itu juga membicarakan persiapan aktivitas Nuzulul Al-Qur'an.
"Semuanya ya saya baru saja menghadap Bapak Presiden untuk membicarakan persiapan Nuzulul Qur'an. Jadi, Insya Allah Nuzulul Quran nan bakal dilaksanakan di Jakarta tepatnya di Istana Negara," kata dia.
Nasaruddin menyebut telah membahas teknis aktivitas tersebut. Ia mengatakan terdapat sejumlah pengganti letak gelaran acara. Ia mengakui sempat mempertimbangkan menggelar aktivitas itu di IKN ataupun Masjid Istiqlal, sebelum akhirnya diputuskan digelar di Istana.
(mnf/dal)
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·