slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Menaruh Tanaman Di Rumah Apa Benar Bikin Hoki? Begini Kata Feng Shui

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

CNN Indonesia

Selasa, 17 Feb 2026 09:20 WIB

Pakar feng shui menegaskan tanaman bukan penentu beruntung rumah. Kunci utamanya ada pada daya gedung dan kenyamanan hunian. Ilustrasi. Diyakini tanaman di rumah bisa bawa hoki, tapi benarkah begitu menurut feng shui. (iStockphoto/Nelly Senko)

Jakarta, CNN Indonesia --

Tanaman hias kerap dipercaya bisa menarik rezeki dan membawa beruntung bagi pemilik rumah. Mulai dari pohon duit hingga tanaman berdaun lebar, semuanya sering dikaitkan dengan keberuntungan finansial.

Namun, benarkah tanaman bisa menjadi penentu datangnya rezeki?

Pakar Feng Shui dari Feng Shui Consulting Indonesia, Angelina Fang, meluruskan dugaan tersebut. Menurutnya, dalam pendekatan feng shui nan ilmiah, pihaknya tidak menjadikan barang simbolis, termasuk tanaman, sebagai penentu utama keberuntungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Energi gedung jauh lebih besar daripada daya sebuah benda. Bahkan, daya diri kita sendiri lebih besar daripada semua barang nan ada di rumah," kata Angelina saat berbincang dengan CNNIndonesia.com, Selasa (20/1).

Ia menegaskan, meletakkan tanaman di rumah tidak dilarang. Namun, tanaman bukan aspek nan membikin rumah menjadi beruntung alias tidak.

Jika feng shui gedung sudah buruk, misalnya dari corak gedung alias alokasi ruang nan keliru, menambahkan banyak tanaman pun tidak serta-merta memperbaiki keadaan.

"Bukan bendanya nan menyebabkan kita hoki," ujarnya.

Boleh saja simpan tanaman, asal..

Meski begitu, Angelina tetap menyarankan peletakan tanaman di area nan lebih ideal, ialah di sektor timur rumah. Dalam feng shui, sektor timur berangkaian dengan komponen kayu, sehingga kehadiran tanaman bakal terasa lebih harmonis.

"Dari titik tengah rumah, kita petakan arah mata angin. Di sisi timur itulah tanaman boleh ditempatkan," jelasnya.

Hal lain nan tak kalah krusial adalah kondisi tanaman itu sendiri. Tanaman kudu sehat, segar, dan lezat dipandang. Tanaman nan layu, lemas, alias sakit justru bisa memancarkan daya negatif.

"Secara logika juga masuk akal. Kalau tanamannya busuk alias terlalu lembap, bisa muncul jamur dan spora nan mencemari udara di dalam rumah," kata Angelina.

Tak hanya soal kesehatan, corak tanaman juga perlu diperhatikan. Ia menyarankan untuk menghindari tanaman dengan corak tajam, seperti kaktus berduri, terutama jika diletakkan di area nan sering terlihat.

"Benda-benda nan tajam dan kita lihat setiap hari bisa memicu pengaruh psikologis. Secara bawah sadar, itu menimbulkan emosi defensif, mudah merasa terancam, alias jadi lebih sensitif," ujarnya.

Karena itu, tanaman nan dipilih sebaiknya terlihat indah, rapi, dan bersih. Prinsip ini sejatinya bertindak untuk semua barang nan dipajang di rumah.

Namun, Angelina kembali menekankan, semua itu bukanlah langkah instan untuk mendatangkan kekayaan. Menaruh tanaman tertentu tidak serta-merta membikin seseorang langsung 'hoki 10 miliar'.

"Fungsinya lebih sebagai perangkat bantu agar rumah terasa ramah dan nyaman. Kalau rumah nyaman, kita jadi lebih happy, hati tenang, badan sehat, dan bisa konsentrasi bekerja serta mencari uang," tuturnya.

Dengan kata lain, tanaman bukan sumber rezeki, melainkan bagian dari upaya menciptakan kediaman nan mendukung kesejahteraan penghuninya. Sebab, tinggal di rumah nan pengap dan tidak nyaman, tentu bakal menyulitkan siapa pun untuk berkembang.

(tis/tis)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru