slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Mengapa Allah Memuliakan Bulan Muharram? Ini Keistimewaannya

Sedang Trending 9 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Muharram bukan hanya bulan pertama dalam kalender Hijriah, tetapi juga merupakan salah satu dari empat bulan haram nan dimuliakan Allah SWT.

Dalam QS At-Taubah ayat 36, Allah berfirman bahwa dari dua belas bulan, ada empat bulan haram salah satunya Muharram. Lantas, kenapa Allah memuliakan bulan Muharram?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan memahami argumen kenapa Allah memuliakan bulan Muharram, kita bisa lebih menghargai dan menghidupkan ibadah di bulan ini.

Alasan Allah memuliakan bulan Muharram

Berikut beberapa argumen kenapa Allah memuliakan bulan Muharram.

1. Salah satu dari empat bulan Haram

Muharram termasuk dalam empat bulan haram berbareng Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Rajab. Kata "haram" di sini merujuk pada larangan alias diharamkannya untuk melakukan dosa dan kekerasan, termasuk peperangan.

Dalam tafsir Ibnu Katsir, dijelaskan bahwa bulan-bulan haram mempunyai kehormatan unik nan membikin kebaikan baik dilipatgandakan, sementara dosa pun lebih berat jika dilakukan di bulan-bulan ini.

Inilah salah satu bukti kenapa Allah memuliakan bulan Muharram, ialah untuk menciptakan ketenangan, kedamaian, serta sebagai waktu terbaik untuk mendekatkan diri kepada-Nya.


2. Awal tahun baru Hijriah

Muharram menjadi pembuka tahun baru Islam. Momen ini mengingatkan kita pada peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah nan menjadi titik krusial dalam sejarah Islam.

Awal tahun merupakan saat terbaik untuk muhasabah (introspeksi diri) dan menetapkan resolusi spiritual. Semangat tahun baru hendaknya diisi dengan niat memperbaiki akhlak, memperbanyak amal, dan meningkatkan kualitas ibadah.


3. Sejarah krusial di Hari Asyura

Salah satu hari paling utama di bulan ini adalah tanggal 10 Muharram, dikenal sebagai Hari Asyura. Pada hari ini, Nabi Musa AS dan Bani Israil diselamatkan dari kejaran Fir'aun.

Dalam hadits riwayat Muslim, Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam berpuasa pada hari Asyura sebagai corak syukur, apalagi berambisi puasa itu dapat menghapus dosa selama satu tahun sebelumnya.


4. Keutamaan puasa Muharram

Dalam sabda lain nan diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda, "Puasa nan paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, Muharram."

Selain puasa Asyura, dianjurkan juga berpuasa pada tanggal 9 Muharram (Tasua) agar berbeda dari kebiasaan kaum Yahudi, serta hari-hari lain di bulan ini.

5. Momentum memperbanyak kebaikan dan menjauhi dosa

Bulan Muharram juga menjadi waktu nan diberkahi untuk memperbanyak kebaikan kebaikan seperti sholat sunah, membaca Al Quran, dzikir, serta sedekah. Menurut Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin, ibadah nan dilakukan di bulan Muharram bakal dilipatgandakan pahalanya.

Sebaliknya, sebagaimana dijelaskan dalam Tafsir Al-Qurthubi, dosa juga lebih berat dilakukan di bulan ini sehingga umat Islam dianjurkan untuk betul-betul menjaga perilaku.

Amalan nan dianjurkan di bulan Muharram

Setelah memahami kenapa Allah memuliakan bulan Muharram, krusial bagi setiap Muslim untuk menghidupkan bulan ini dengan beragam ibadah kebaikan. Berikut beberapa ibadah nan sangat dianjurkan selama bulan Muharram.

1. Berpuasa

Salah satu ibadah utama di bulan ini adalah berpuasa. Rasulullah SAW sangat menganjurkan puasa pada tanggal 10 Muharram (Hari Asyura), apalagi menyebut bahwa puasa ini dapat menghapus dosa-dosa mini selama setahun sebelumnya.

Tak hanya itu, puasa pada tanggal 9 Muharram (Tasua) juga disunnahkan sebagai corak persiapan dan untuk membedakan dari kebiasaan kaum Yahudi nan juga berpuasa pada hari Asyura.

Bahkan, berpuasa di hari-hari lain di bulan Muharram tetap sangat dianjurkan lantaran bulan ini disebut sebagai "bulan Allah" nan penuh berkah.


2. Memperbanyak sholat dan ibadah sunah

Bulan Muharram menjadi waktu spesial untuk memperbanyak ibadah sunnah. Lakukan sholat sunah seperti tahajud, dhuha, dan rawatib dengan lebih konsisten. Selain itu, perbanyak dzikir, membaca Al-Quran, dan memperbanyak doa.

Amalan-amalan ini sangat dianjurkan lantaran di bulan nan mulia ini, setiap ibadah berbobot pahala nan berlipat ganda. Meningkatkan spiritualitas di awal tahun Hijriah bakal menjadi fondasi kuat untuk menjaga semangat ibadah sepanjang tahun.


3. Bersedekah

Sedekah adalah ibadah mulia nan dianjurkan kapan pun, namun di bulan Muharram nilainya semakin besar. Memberikan support kepada fakir miskin, anak yatim, alias mereka nan memerlukan adalah corak nyata rasa syukur atas nikmat umur dan rezeki nan Allah berikan.

Menurut Imam Al-Ghazali, bulan Muharram adalah saat terbaik untuk memperbanyak infak sebagai bentuk kepedulian dan kebaikan sosial.

Demikian penjelasan mengenai kenapa Allah memuliakan bulan Muharram dan ibadah nan bisa dilakukan.

(gas/fef)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru