slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Mengenal Fungsi Ginjal Dalam Tubuh Manusia Dan Bagian-bagiannya

Sedang Trending 7 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Manusia sering kali lebih konsentrasi menjaga organ seperti jantung, paru-paru, alias otak. Padahal ada organ lain nan tak kalah penting, yakni ginjal.

Penting untuk mengetahui apa saja fungsi ginjal dan bagian-bagiannya dalam tubuh manusia agar kita dapat menjaga kesehatan organ nan satu ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setiap harinya, ginjal menyaring darah, membuang limbah dan kelebihan cairan, serta menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh.

Apabila tidak dijaga dengan baik, ginjal dapat mengalami masalah serius di kemudian hari. Maka, menjaga ginjal tetap sehat bisa berpengaruh besar pada kualitas hidup.

Organ ini dapat membantu kita tetap aktif, bertenaga, dan terhindar dari akibat penyakit kronis.

Mengenal ginjal

Melansir dari Modul Pembelajaran SMA Biologi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ginjal berbentuk menyerupai biji kacang merah dan berwarna merah keunguan.

Ginjal merupakan sepasang organ vital dalam sistem ekskresi manusia nan berfaedah utama menyaring darah dan membuang zat-zat sisa metabolisme melalui urine.

Organ ini terletak di bagian belakang rongga perut (dorsal), tepatnya di sisi kanan dan kiri tulang pinggang. Ginjal kiri sedikit lebih tinggi daripada ginjal kanan lantaran posisi hati nan cukup besar dan menekan ginjal kanan ke bawah.

Masing-masing ginjal mempunyai ukuran sekitar 10-12 cm dan berat sekitar 150 gram. Ginjal terhubung ke kandung kemih melalui saluran sempit berjulukan ureter, tempat urine dialirkan.

Setelah diproduksi oleh ginjal, urine bakal mengalir ke kandung kemih untuk disimpan sementara, dan kemudian dikeluarkan dari tubuh melalui saluran akhir nan disebut uretra.

Bagian-bagian ginjal

Secara anatomi, ginjal terdiri dari dua bagian utama, ialah korteks ginjal dan medula ginjal. Berikut masing-masing penjelasannya.

1. Korteks ginjal

Korteks ginjal adalah lapisan terluar ginjal nan berwarna lebih gelap. Di bagian ini terdapat sebagian besar nefron, unit fungsional ginjal nan melakukan proses penyaringan darah pertama kali.

2. Medula ginjal

Medula ginjal adalah bagian dalam ginjal nan berwarna lebih pucat dan terdiri dari piramida-piramida ginjal.

Di dalam medula terdapat saluran-saluran seperti lengkung Henle dan tubulus pengumpul nan berkedudukan dalam konsentrasi dan pengumpulan urine.

Setiap ginjal mengandung sekitar satu juta nefron, nan masing-masing bekerja menyaring darah, menyerap kembali unsur nan dibutuhkan tubuh, dan membentuk urine. Satu nefron terdiri dari beberapa bagian penting, yakni:

  • Tubulus kontortus proksimal, ialah bagian awal tubulus nan berfaedah menyerap kembali zat-zat krusial seperti glukosa, masam amino, dan sebagian besar air serta ion dari hasil filtrasi darah.
  • Lengkung Henle, berbentuk seperti huruf U dan terletak di medula, nan berkedudukan dalam penyerapan air dan ion natrium serta klorida. Ini krusial untuk menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh.
  • Tubulus kontortus distal, ialah saluran lanjutan setelah lengkung Henle, nan berfaedah mengatur konsentrasi akhir urine dengan menyerap alias mengeluarkan ion sesuai kebutuhan tubuh.
  • Tubulus pengumpul, tempat berkumpulnya urine dari beberapa nefron, kemudian mengalirkan urine tersebut ke ureter menuju kandung kemih.

Fungsi ginjal

Ginjal tidak hanya membentuk urine, tetapi juga menjalankan beragam kegunaan krusial lain nan menjaga keseimbangan internal tubuh, antara lain:

  • Menyaring darah dari limbah metabolisme dan racun, seperti urea, kreatinin, dan amonia, nan kemudian dikeluarkan berbareng urine.
  • Mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit, termasuk natrium, kalium, dan kalsium, untuk menjaga kegunaan sel dan organ tetap optimal.
  • Menjaga keseimbangan asam-basa (pH) tubuh, dengan mengatur ekskresi ion hidrogen dan bikarbonat agar pH darah tetap stabil.
  • Mengontrol tekanan darah, melalui pengaturan volume darah dan produksi hormon renin, nan membantu mengatur kontraksi pembuluh darah.
  • Merangsang produksi sel darah merah, dengan menghasilkan hormon eritropoietin nan menstimulasi sumsum tulang untuk membentuk eritrosit (sel darah merah).
  • Mengaktifkan vitamin D, nan diperlukan tubuh untuk menyerap kalsium secara efektif dari makanan, serta menjaga kesehatan tulang dan sistem kekebalan.

Pentingnya menjaga kesehatan ginjal

Ginjal merupakan organ nan berfaedah sangat krusial dalam menjaga homeostasis, ialah kestabilan kondisi internal tubuh.

Gangguan pada ginjal, baik lantaran infeksi, tekanan darah tinggi, diabetes, alias penggunaan obat-obatan tertentu, dapat menyebabkan penurunan kegunaan ginjal secara bertahap.

Jika tidak ditangani, kondisi ini bisa berkembang menjadi penyakit ginjal kronis apalagi kandas ginjal, nan memerlukan terapi cuci darah (dialisis) alias transplantasi ginjal.

Oleh lantaran itu, menjaga kesehatan ginjal melalui style hidup sehat, pola makan seimbang, dan pemeriksaan rutin sangatlah krusial untuk mendukung kualitas hidup secara menyeluruh.

Demikian adalah definisi, kegunaan ginjal, dan bagian-bagiannya. Semoga bermanfaat.

(sac/juh)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru