Jakarta, CNN Indonesia --
Bernapas adalah proses menghirup oksigen dan mengembuskan karbondioksida dari dalam tubuh. Aktivitas ini sangat krusial lantaran menunjang kelangsungan hidup seseorang.
Lalu, gimana urutan sistem pernapasan manusia? Dalam sistem pernapasan, terdapat beberapa organ nan terlibat di dalamnya.
Tiap organ dalam proses ini mempunyai peranan krusial nan saling bekerja sama. Jika salah satunya mengalami gangguan, aktivitas bernapas akan terganggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip buku Pelajaran Biologi Kurikulum Merdeka Kelas XI SMA/MA nan ditulis oleh Sutarjo, sistem pernapasan manusia adalah sistem organ nan dipakai dalam pertukaran gas ke dalam dan keluar paru-paru. Sistem tersebut disebut pula dengan istilah respirasi.
Untuk lebih memahami dan mengetahui urutan pernapasan, berikut penjelasan masing-masing organ tersebut dikutip dari buku Sistem Organ Manusia nan ditulis oleh Tjitjih Kurniasih.
1. Rongga hidung
Hidung adalah organ pernapasan pertama nan langsung berasosiasi dengan udara luar. Rongga hidung dilengkapi dengan rambut-rambut lembut (silia) nan berfaedah menyaring debu dan partikel kotoran nan terbawa udara.
Selain itu, di dalam rongga hidup terdapat indra pembau nan peka terhadap unsur rawan alias berbau tidak sedap sehingga tidak ikut terhirup. Di dalamnya pun mengandung selaput lendir nan disebut mukus. Fungsinya untuk menangkap barang asing nan masuk.
Rongga hidung secara tak langsung bekerja memastikan tak ada barang asing rawan masuk ke dalam sistem pernapasan manusia.
2. Pangkal tenggorok (faring)
Udara nan masuk ke dalam rongga hidung selanjutnya masuk ke faring alias pangkal tenggorok. Bagian ini merupakan persimpangan antara dua saluran, ialah nasofaring (saluran pernapasan) di bagian depan dan orofaring (saluran pencernaan) di bagian belakang.
3. Laring
Bukan hanya faring, di area pangkal tenggorok ada nan namanya laring atau disebut pula kotak suara, tugasnya menghubungkan faring dengan batang tenggorok alias trakea.
3. Batang tenggorok (trakea)
Urutan sistem pernapasan manusia berikutnya masuk ke organ batang tenggorok alias trakea. Letaknya ada di bagian dalam leher, tepat di depan kerongkongan.
Fungsi trakea untuk menyediakan jalur keluar-masuk udara. Bentuknya juga kaku lantaran tersusun dari cincin-cincin tulang rawan, dengan panjang sekitar 10 cm.
Di dalam trakea alias di area dindingnya, terdapat silia nan bekerja menyaring partikel asing, fungsinya serupa di dalam rongga hidung. Trakea lampau bercabang menjadi dua bagian, ialah bronkus kanan dan bronkus kiri, nan mengarah ke masing-masing paru-paru.
4. Cabang batang tenggorok (bronkus)
Bronkus alias bagian batang tenggorok secara struktur mirip dengan trakea, tetapi dia mempunyai cincin tulang rawan nan lebih besar dan tersusun tidak teratur.
Dari bronkus, udara kemudian dialirkan menuju bagian lebih mini nan disebut bronkiolus. Penyakit bronkitis terjadi ketika ada peradangan di dalam bronkus.
5. Anak bagian batang tenggorok (bronkiolus)
Bronkiolus merupakan cabang-cabang mini dari bronkus nan menyebar ke seluruh bagian paru-paru. Jumlahnya menyesuaikan dengan ruang alias lobus paru-paru.
Pada bagian ujung bronkiolus terdapat gelembung-gelembung udara mini berjulukan alveolus, tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbon dioksida.
6. Alveolus
Terakhir, udara sampai ke alveolus. Alveolus sendiri mempunyai tembok nan sangat tipis sehingga memudahkan proses difusi udara. Jumlahnya sampai jutaan di dalam paru-paru.
Walau ukurannya mini alias mikroskopis, di alveoluslah pusat utama dari sistem pernapasan manusia. Secara sederhana, di sini terjadi pertukaran oksigen dan karbon dioksida di dalam paru-paru.
Itulah penjelasan mengenai urutan sistem pernapasan manusia. Urutan sistem pernapasan manusia dimulai dari rongga hidung, faring, laring, trakea, bronkus, bronkiolus, hingga ke alveolus. Semoga bermanfaat.
(san/juh)
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·