Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid buka bunyi mengenai video nan diunggah Amien Rais di kanal Youtube-nya mengenai kedekatan Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
"Kementerian Komunikasi dan Digital telah mengidentifikasi sebaran video nan memuat narasi fitnah, pembunuhan karakter dan serangan individual nan ditujukan kepada Presiden RI. Video tersebut diunggah oleh Ketua Majelis Syura Partai Ummat [Amien Aries]," ujar Meutya dalam postingan IG resmi Kemkomdigi, Sabtu (2/5).
Meutya menyebut pernyataan Amien Rais mengandung ujaran kebencian. Dia menilai pernyataannya bisa berpotensi memecah belah bangsa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Komdigi menegaskan bahwa isi video tersebut adalah hoaks, tuduhan serta mengandung ujaran kebencian. Narasi nan dibangun merupakan upaya merendahkan martabat Pimpinan Tertinggi Negara, tidak mempunyai dasar kebenaran serta bagian upaya provokasi untuk menciptakan kegaduhan publik. Hal ini berpotensi memecah belah bangsa," ucap Meutya.
"Ruang kerakyatan digital adalah ruang adu pendapat bukan ruang memproduksi konten kebencian nan menyerang martabat manusia manapun," ujar Meutya menambahkan.
Lebih lanjut, Meutya mengatakan Komdigi bakal mengambil langkah-langkah sesuai dengan undang-undang nan berlaku.
[Gambas:Instagram]
"Siapapun nan membikin dan ikut mendistribusikan dan/atau mentransmisikan video tersebut secara sadar, katanya, telah melakukan pelanggaran norma sebagaimana diatur dalam UU ITE Nomor 1 Tahun 2024 Pasal 27A dan Pasal 28 (2)," ujarnya.
Video kontroversial nan diunggah melalui akun YouTube Amien Rais Official itu saat ini sudah dihapus.
Sementara itu, Ketua DPP Partai Ummat Aznur Syamsu menegaskan pernyataan Amien Rais tak berangkaian dengan partainya.
"Itu pernyataan pribadi Pak Amien, tidak ada kaitannya dengan Partai Ummat. Kami dari Partai Ummat, menyayangkan pernyataan seperti itu dari Pak Amien Rais, apalagi beliau seorang tokoh, paling tidak pernah menjadi tokoh," ujar Aznur dikutip dari detik.
Lengkapnya baca di sini.
(har)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·