Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menerima akomodasi jet pribadi dari pengusaha sekaligus politikus Oesman Sapta Odang (OSO) saat meresmikan Gedung Balai Sarkiah di Kabupaten Takalar, Minggu, 15 Februari 2026. Kehadiran Nasaruddin tersebut atas undangan langsung dari OSO.
"Pak OSO secara unik mengundang dan berambisi Balai Sarkiah diresmikan Menag. Pak OSO nan berinisiatif siapkan jet pribadi untuk Menag agar bisa datang di tengah agenda Menag nan padat," tutur Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama Thobib Al Asyhar di Jakarta, Senin (16/2), sebagaimana dilansir dari laman resmi Kemenag.
"Seluruh moda transportasi perjalanan disiapkan oleh penyelenggara," sambungnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Thobib menjelaskan Gedung Balai Sarkiah nan berlokasi di Kelurahan Sabintang diproyeksikan menjadi episentrum baru bagi aktivitas keagamaan dan sosial di Sulawesi Selatan. Gedung tersebut menjadi pusat pemberdayaan umat.
Menurut Thobib, Nasaruddin tetap bekerja melayani umat meski di hari libur. Nasaruddin dalam sambutannya di Takalar turut mengapresiasi kiprah family OSO dalam pemberdayaan umat.
Kehadiran gedung dimaksud diharapkannya dapat berkontribusi dalam edukasi keagamaan dan pemberdayaan ekonomi umat.
"Menag menyampaikan bahwa pemerintah sangat menghargai peran tokoh masyarakat nan secara berdikari membangun prasarana keagamaan. Balai Sarkiah ini bukan sekadar gedung, tapi simbol kerjasama untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat," kata Thobib.
Peresmian Gedung Balai Sarkiah dihadiri OSO beserta keluarga, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye, serta jejeran Forkopimda Sulawesi Selatan. Hadir juga sekitar 200 tokoh kepercayaan dan masyarakat setempat.
Peresmian diawali dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua Pembina Yayasan, Serviati Oesman, didampingi Nasaruddin. Selain peresmian fisik, aktivitas itu juga menandai dimulainya kegunaan sosial balai tersebut melalui penyerahan SK Baznas kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Yayasan KN Foundation.
Respons KPK
Menindaklanjuti penerimaan akomodasi jet pribadi tersebut, KPK berambisi Nasaruddin Umar dapat memberikan penjelasan langsung kepada publik.
"Syukur-syukur jika kemudian sudah merespons bisa mempertanggungjawabkan tanpa kudu diundang dan tanpa kudu dipanggil," kata Ketua KPK Setyo Budiyanto di Kantornya, Jakarta, Rabu (18/2).
Setyo mengatakan Nasaruddin juga dapat datang ke Kedeputian Pencegahan dan Monitoring KPK untuk menjelaskan penerimaan dimaksud.
"Di sana (Kedeputian Pencegahan dan Monitoring) ada Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik nan dapat menyampaikan dan menjelaskan tentang nan sedang berkembang, isu-isu nan sedang berkembang di luar," tutur dia.
Setelah itu, terang Setyo, KPK dapat menindaklanjuti dengan melakukan kajian alias telaahan.
"Nanti bisa kami analisis, bisa kami telaah," imbuhnya.
(ryn/dal)
[Gambas:Video CNN]
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·