Jakarta, CNN Indonesia --
Kapten timnas Argentina Lionel Messi dilaporkan kecewa Finalissima 2026 batal. Pasalnya, Messi menilai pertandingan itu sangat krusial untuk menguji kekuatan tim menjelang Piala Dunia 2026.
"Kapten Argentina Lionel Messi merasa kecewa setelah pembatalan Finalissima, lantaran menganggap pertandingan itu sebagai kesempatan kompetitif nan sangat penting, demikian dikonfirmasi oleh seorang sumber kepada ESPN," tulis ESPN.
"Menurut sumber tersebut, kapten Inter Miami itu mau menghadapi pertandingan tersebut dengan ambisius sebagai final krusial menjelang Piala Dunia dan tidak terlibat dalam obrolan nan menyebabkan pembatalan tersebut," tulis ESPN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
UEFA memastikan Finalissima 2026 nan mempertemukan Argentina sebagai juara Copa Amerika 2024 melawan Spanyol sebagai juara Euro 2024 dipastikan batal.
Pertandingan nan rencananya bakal digelar di Qatar pada 27 Maret itu dibatalkan lantaran situasi keamanan di Timur Tengah akibat perang AS-Israel vs Iran.
"UEFA dan penyelenggara sangat kecewa lantaran keadaan dan waktu telah menggagalkan kesempatan tim-tim tersebut berkompetisi memperebutkan bingkisan bergengsi di Qatar," tulis pernyataan resmi UEFA.
Serangan AS-Israel terhadap Iran nan direspons dengan jawaban mengganggu area Teluk. UEFA menerangkan pertandingan tidak bisa berjalan di Qatar lantaran situasi politik di area tersebut.
Gangguan wilayah udara dan pembatasan perjalanan jadi dasar keputusan pembatalan Finalissima 2026.UEFA menyatakan telah mencoba memberi opsi demi tetap melangsungkan Finalissima, tetapi AFA tidak bisa menerima.
Upaya UEFA adalah menawarkan pertandingan di Santiago Bernabeu dengan berbagi kapabilitas suporter 50-50. Ada pula opsi menggelar Finalissima dalam dua leg, di Bernabeu pada 27 Maret dan leg kedua di Buenos Aires selama jarak internasional sebelum Euro dan Copa America jenis selanjutnya.
AFA menolak dua pilihan tersebut. UEFA mengatakan Argentina mengusulkan tawaran jawaban untuk menggelar pertandingan setelah Piala Dunia, tetapi Spanyol tidak mempunyai agenda lowong.
"UEFA meminta komitmen dari Argentina bahwa, jika tempat netral di Eropa dapat ditemukan, pertandingan dapat berjalan pada 27 Maret... alias pada tanggal pengganti 30 Maret. Proposal ini juga ditolak," tambah UEFA.
[Gambas:Video CNN]
(rhr/rhr/sry)
Add
as a preferred source on Google
4 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·