Jakarta, CNN Indonesia --
Tak ada nan salah dengan mimpi. Namun, bermimpi Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 usai Iran mundur, sepertinya bukan kembang tidur. Itu halusinasi.
Timnas Indonesia sudah pasti tak lolos ke Piala Dunia 2026. Itu faktanya. Indonesia kandas pada fase keempat kualifikasi, dalam perebutan jatah tiket play off area interkontinental.
Pintu tampil di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada musim panas ini sudah tertutup. Seiring pecahnya perang di Teluk antara AS-Israel dengan Iran, tidak berfaedah membuka pintu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iran, melalui Menteri Pemuda dan Olahraga, mengatakan negeri para mullah itu tak bakal ambil bagian dalam Piala Dunia 2026. Pesta sepak bola sejagad ini dianggap sudah tidak relevan lagi.
Memang belum resmi. Belum ada surat pengunduran diri resmi nan diajukan ke FIFA. Baru lisan. FIFA pun belum memberikan keterangan resmi mengenai pernyataan pemerintah Iran itu.
Mengacu izin FIFA, jika ada tim nan mundur sebelum Piala Dunia berlangsung, FIFA nan bakal menentukan penggantinya. Tidak mesti dari konfederasi nan sama.
Dalam perihal ini, jika Iran resmi mundur, bukan Irak nan otomatis menggantikan. Irak adalah wakil Asia (AFC) nan tampil dalam babak play off interkontinental pada akhir bulan ini.
Malahan, nan ramai diperbincangkan, Italia nan bakal masuk daftar. Italia saat ini juga belum lolos dan bakal berjuang dalam babak play off area Eropa pada akhir Maret ini.
Lantas, kenapa nama Indonesia bisa muncul? Itulah nan namanya mimpi di siang bolong. Secara ranking dunia, Indonesia berada di luar 100 besar FIFA dan bukan langganan Piala Dunia.
Para konspirator Indonesia lolos Piala Dunia 2026 hanya berhalusinasi Indonesia ditunjuk FIFA. Dua alasannya. FIFA punya instansi di Jakarta dan Gianni Infantino dekat dengan Erick Thohir.
Ada pula nan berambisi lewat jalur 'urutan posisi' di kualifikasi. Tentunya angan ini juga disertai syarat Uni Emirat Arab dan Oman tidak bisa berangkat playoff lantaran situasi tidak aman. Sehingga, saat Irak lolos langsung ke Piala Dunia, Indonesia nan bakal mengisi posisi Irak di babak playoff.
Alasan itu tentu saja tak ada korelasinya dengan standar kualitas Piala Dunia. Kalaupun betul terjadi, amit-amit Indonesia ditunjuk FIFA, ini bakal menjadi skandal besar.
Baca lanjutan buletin ini di laman berikut >>>
Add
as a preferred source on Google
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·