slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Mirrae Asset Bersuaa Soal Untung Rp14,5 Dari Goreng Saham

Sedang Trending 6 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia buka bunyi soal penggeledahan instansi mereka oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bareskrim Polri.

OJK menyebut Mirae Asset Sekuritas mendapatkan untung hingga Rp14,5 triliun lewat tindakan manipulasi IPO dan transaksi semu saham.

Manajemen memastikan bakal menghormati proses hukum, serta bersikap kooperatif terhadap proses norma nan berjalan. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagai bagian dari proses norma nan telah berjalan, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menerima kunjungan dari pihak Bareskrim & OJK mengenai penjelasan dan pengumpulan informasi," tulis pengumuman resmi Management Perusahaan pada Rabu (4/3).

Mirae Asset mengatakan proses penggeledahan siang tadi merupakan kelanjutan dari pengembangan investigasi atas perkara nan sudah lama berjalan, tanpa merinci jelas kasus nan dimaksud.

"Perusahaan menghormati dan bersikap kooperatif terhadap pemeriksaan nan sedang berjalan dan mendukung sepenuhnya permintaan info dan info nan diperlukan," jelas Management.

"Kami memastikan bahwa operasional perusahaan tetap melangkah normal dan pelayanan tidak terdampak," imbuh pihak Mirae.

OJK berbareng Polri menggeledah instansi Mirae Asset mengenai dugaan tindak pidana pasar modal. Penggeledahan dilakukan di Gedung Treasury Tower di area SCBD, Jakarta Selatan, pada Rabu (4/3).

Pantauan CNNIndonesia.com, belasan interogator OJK terlihat membawa sejumlah boks berisi peralatan bukti.

OJK menduga Mirae Asset Sekuritas mendapatkan untung hingga Rp14,5 triliun lewat tindakan manipulasi IPO dan transaksi semu saham.

Direktur Eksekutif Penyidik Sektor Jasa Keuangan OJK Irjen Daniel Bolly Hyronimus Tifaona menyebut untung itu didapat dari transaksi saham BEBS.

"Rangkaian transaksi tersebut diduga menyebabkan nilai saham BEBS di pasar reguler meningkat secara signifikan hingga sekitar 7.150 persen," ujarnya kepada wartawan, Rabu (4/3).

Daniel mengatakan rangkaian transaksi ini dieksekusi oleh enam orang operator di bawah kendali kedua tersangka ialah ASS selaku Beneficial Owner dari PT BEBS dan MWK selaku mantan Direktur Investment Banking Mirae Asset.

Ia menambahkan total cuan dari praktik terlarangan ini sebesar Rp14,5 triliun. Uang triliunan itu pun sekarang telah dibekukan oleh OJK untuk sementara.

"Nilainya total semua Rp14,5 triliun itu dari saham-saham nan kami freeze, itu sekitar ada Rp2 miliar lembar saham dengan nilai saham sekitar 7.000 sekian," tuturnya.

Ia menjelaskan mereka melakukan perdagangan pengaruh alias saham nan dalam pelaksanaannya menyampaikan kebenaran material tiruan sehingga memperdaya para penanammodal untuk ikut membeli saham tersebut.

"Terkait tidak dilaporkannya pihak hubungan penerima fixed allotment dalam penawaran umum perdana saham (IPO) serta penyampaian laporan penggunaan biaya IPO nan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya," jelasnya.

Selain itu, kata dia, OJK juga menemukan transaksi semu terhadap saham-saham nan dikendalikan melalui jaringan hubungan dan nominee.

Aksi insider trading sendiri merupakan praktik terlarangan dalam investasi saham. Dimana penanammodal mendapat info untung dalam transaksi jual beli saham dari pihak perusahaan terkait.

"Berupa transaksi antarpihak terafiliasi nan melibatkan 7 entitas perusahaan dan 58 entitas perorangan nominee, nan dieksekusi oleh enam orang operator di bawah kendali tersangka," tuturnya.

[Gambas:Video CNN]

(ldy/pta)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru